Citibank Proyeksi Harga Bitcoin Capai Rp 4,2 Miliar Pada Akhir 2021

Kompas.com - 20/11/2020, 13:08 WIB
Ilustrasi Bitcoin. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi Bitcoin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga aset kripto atau cryptocurrency bitcoin terus mengalami penguatan dalam kurun beberapa minggu terakhir. Setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 2017, bitcoin diproyeksi terus mengalami penguatan ke depan.

Bahkan, seorang analis Citibank memproyeksikan harga bitcoin dapat menyentuh level 300.000 dollar AS atau setara Rp 4,2 miliar (asumsi kurs Rp 14.000 per dollar AS) pada Desember 2021.

Dalam catatan analis tersebut, bitcoin direpresentasikan sebagai instrumen safe haven abad ke-21, menggantikan emas.

Baca juga: Harga Bitcoin Melejit, Ini yang Perlu Diperhatikan Investasi di Cryptocurrency

"Seluruh karakteristik bitcoin telah ditunjukan oleh penguatan yang tidak pernah terpikirkan, diikuti oleh koreksi yang menyakitkan, menunjukan pola yang menopang tren jangka panjang," tulis Global Gead of CitiFX Technicals Citibank, Tom Fitzpatrick, dikutip dari Forbes, Jumat (20/11/2020).

Tom menunjukkan tiga pola penguatan yang terjadi selama tiga dekade terakhir, yang menujukkan adanya potensi kenaikan harga menyentuh level tertinggi pada Desember 2021 yakni sebesar 318.000 dollar AS.

"Sangat jelas, potensi penguatan ke lvel tertinggi akan terjadi dalam kurun waktu 12-24 bulan ke depan," katanya.

Rencana bank sentral AS, The Federal AS, untuk melaksanakan diskusi digitalisasi mata uang menjadi pendongkrak harga bitcoin.

Bukan hanya itu, bitcoin dinilai akan mendapatkan keuntungan dari kebijakan fiskal dan moneter yang berimbas terhadap penurunan nilai mata uang tradisional.

Selain itu, munculnya asumsi bitcoin sebagai emas digital juga berhasil menarik minat para investor untuk membeli mata uang kripto tersebut.

Baca juga: Perusahaan AS Beli Bitcoin Rp 8,8 Triliun, Apa Menguntungkan?

Sebelumnya diberitakan, bitcoin berhasil menyentuh level tertinggi dalam kurun tiga tahun terakhir. Bitcoin sempat menyentuh angka 20.000 dollar AS atau setara Rp 282 juta AS pada perdagangan Rabu (18/11/2020) waktu setempat.

Sejak awal tahun ini, bitcoin terus mengalami penguatan. Tercatat sejak awal 2020 hingga 18 November 2020, harga bitcoin telah menguat lebih dari 150 persen.

Penguatan tersebut membuat banyak orang terkejut. Pasalnya, salah satu mata uang kripto itu sempat meredup sejak tahun 2017.



Sumber Forbes
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X