Menkop UKM: Dulu Ada Kesan LPDB Musuh Koperasi, Sekarang Sudah Berubah

Kompas.com - 20/11/2020, 15:41 WIB
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki (Dok. Kemenkop UKM) Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki (Dok. Kemenkop UKM)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM ( Menkop UKM) Teten Masduki mengungkapkan, pernah adanya pandangan negatif tentang Lembaga Pengelola Dana Bergulir ( LPDB).

hal tersebut disamoaikan Teten saat meresmikan logo baru Lembaga Pengelola Dana Bergulir - Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

"Dulu ada kesan LPDB musuh koperasi. Itu dulu. Sekarang sudah berubah harus membantu koperasi," ujar Teten saat peluncuran logo baru LPDB, mengutip siaran resminya, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Menaker: Era Digital, Wanita Memegang Andil Besar dalam Perubahan Ekosistem Ketenagakerjaan

Menkop mengatakan logo baru LPDB menunjukkan adanya pembenahan agar LPDB bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanannya dalam mendampingi dan mendorong koperasi untuk bisa berkembang. 

Dia mengharapkan LPDB memiliki pendekatan seperti perusahaan modal ventura yang tidak hanya sekadar melakukan penyaluran, tetapi juga mendampingi koperasi agar cepat berkembang.

Teten juga merasa semakin yakin LPDB akan semakin besar setelah adanya logo baru ini. 

Selain itu, Teten juga meminta agar LPDB tidak hanya menyalurkan dana bergulir kepada koperasi-koperasi besar saja, tetapi juga harus mampu melihat koperasi yang punya potensi berkembang.

Sejak tahun 2020, lanjut dia, LPDB telah memberikan prioritas layanan dana bergulir kepada koperasi yang sehat dan terutama koperasi produksi. Dia juga berpendapat agar koperasi bisa diperkuat dan berbasis produksi ke depannya.

Baca juga: Harga Mulai Rp 170 Juta, Berikut Lelang Rumah di Bogor, Depok dan Bekasi

Sebab jika hanya mengandalkan usaha perdagangan, keuntungan yang diperoleh oleh koperasi relatif kecil. Sementara keuntungan yang jauh lebih besar diperoleh usaha besar, yang memproduksi barang yang dijual koperasi.

Teten menilai pentingnya usaha-usaha kecil untuk bergabung dalam koperasi, agar tak ada lagi petani- petani kecil atau nelayan perorangan. Koperasi nantinya bertindak selaku agregator dan konsolidator.

Sementara itu, Dirut LPDB-KUMKM Supomo mengatakan dengan adanya logo baru ini,  LPDB-KUMKM harus melakukan reformasi secara internal sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa  lebih optimal,  lebih ramah dan tepat sasaran.

"Logo baru ini menjadi cambuk bagi kami agar mampu meningkatkan kualitas layanan pada masyarakat, lebih bersahabat dan ramah sekaligus penyalurannya tepat sasaran," kata Supomo.

Baca juga: Garuda Akhirnya Dapat Restu Cairkan MCB Rp 8,5 Triliun



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X