Tidak Melulu Gaji Besar, Ini yang Dicari Milenial dalam Bekerja

Kompas.com - 21/11/2020, 13:05 WIB
Ilustrasi gen Z dan milenial FREEPIKIlustrasi gen Z dan milenial

Misalnya bila kamu ingin banting stir membuka usaha, dapat mengontak relasi atau kenalanmu untuk jadi investor, rekan bisnis, atau malah menjadi mentor.

Bisa juga sebaliknya, saat relasi tersebut membutuhkan tenaga kerja di perusahaannya, kamu bisa direkrut atau istilahnya ‘dibajak’ mengisi posisi level pimpinan karena dia sudah tahu kinerjamu.

4. Fleksibilitas dalam bekerja

Namanya juga milenial, maunya bekerja sesuka hati. Kalau saklek di kantor selama kurang lebih 8 jam di depan komputer, dianggap sudah ketinggalan zaman.

Mereka menginginkan perusahaan memberi fleksibilitas dalam bekerja. Contohnya punya keleluasaan bekerja di luar kantor, seperti co-hive, kafe, atau bekerja dari rumah.

Dengan cara ini, milenial tetap produktif tanpa stres karena seharian di kantor. Sehingga dapat memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan lingkungan, termasuk perusahaan.

Apa Harapanmu dalam Bekerja?

Tak dimungkiri orang bekerja, harapannya mendapat gaji besar. Namun tidak semua orang berpikiran seperti itu. Ada harapan lain yang diinginkan ketika seseorang bekerja di sebuah perusahaan, termasuk kamu.

Uang memang penting. Tetapi begitu bekerja tidak sesuai dengan harapan, maka hilanglah semangat kerjanya. Jadi pastikan kamu bisa memperoleh harapan tersebut di perusahaan tempatmu bekerja sekarang.

Jika tidak, untuk apa bertahan? Kamu berhak memiliki harapan, dan kamu juga berhak mencapai harapan itu. Jadi, apa harapanmu dalam bekerja? Dan apakah sudah terwujud?

 

Artikel ini merupakan hasil kerjasama antara Kompas.com dan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com  

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X