MenkopUKM Gandeng TaniHub Dalam Menyerap Hasil Pertanian

Kompas.com - 21/11/2020, 14:30 WIB
Ilustrasi petani beras di Indonesia ShutterstockIlustrasi petani beras di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Teten Masduki mendorong koperasi-koperasi di sektor produksi bermitra dan berkolaborasi dengan TaniHub Group.

Sehingga dengan menjalin kemitraan, komoditi yang dihasilkan, bisa terserap pasar dengan harga yang bagus bagi para petani.

"Oleh karena itu, saya berharap para petani bergabung dengan koperasi yang terhubung langsung dengan pasar. Jadi, petani bisa fokus menghasilkan produk yang berkualitas," ujarnya mengutip siaran resminya, Sabtu (21/11/2020).

Baca juga: Buah-buahan Indonesia Punya Peluang Pasar di Rusia

Teten menegaskan, model bisnis seperti ini harus terus dikembangkan agar para petani yang memiliki lahan sempit atau yang memiliki lahan luas, sekitar setengah hektar, tetap bisa masuk dalam skala ekonomi.

"Jadi, bisnis model yang dikembangkan TaniHub ini merupakan satu lompatan besar membangun bisnis pertanian yang melibatkan banyak orang," ucap Teten.

Sementara itu, Presiden Direktur TaniHub Group Pamitra Wineka bercerita latar belakang pihaknya membangun PPC TaniHub.

"Bayangkan, setiap mengirim buah-buahan dari Malang ke Jakarta, selama 24 jam, hampir 40 persen produk dalam kondisi rusak saat tiba di Jakarta," ungkapnya.

Sedangkan buah Lengkeng dari Thailand, dengan lama perjalanan sekitar seminggu, tingkat kerusakan produk hanya 5 persen. "Sehingga, kita bangun PPC TaniHub sebagai solusi untuk masalah tersebut," tegasnya.

Di PPC, pihak TaniHub membantu petani dengan langkah mencuci, mensortir, pengemasan, dan lain-lain. "Kita siap mendukung petani dan koperasi, walau mereka tidak menjual komoditinya ke TaniHub," tukas Eka.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X