BI Pangkas Suku Bungan Acuan, Ini Reksadana yang Diuntungkan

Kompas.com - 22/11/2020, 06:52 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Reksadana pendapatan tetap diperkirakan akan memiliki prospek yang menarik setelah Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan atawa BI 7 Day Reserve Repo Rate (BI7-DRRR) sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen.

Secara teori, penurunan suku bunga acuan akan menguntungkan instrumen berpendapatan tetap seperti surat utang. Oleh sebab itu, reksadana pendapatan tetap akan diuntungkan mengingat mayoritas underlying-nya merupakan surat utang.

Head of Business Development Division Henan Putihrai Asset Management (HPAM) Reza Fahmi mengatakan, dengan turunnya suku bunga acuan, potensi imbal hasil reksadana pendapatan tetap berpeluang meningkat.

Baca juga: Reksadana Terproteksi Masih Diminati Investor, Ini Sebabnya

Pada akhirnya, instrumen ini menjadi pilihan yang menjanjikan karena interest rate yang didapat akan semakin menarik dengan rendahnya tren suku bunga.

“Ke depan prospek reksadana pendapatan tetap masih akan menarik. Setidaknya terdapat tiga faktor yang akan mendukung. Mulai dari peluang penurunan suku bunga kembali hingga ke level 3,5 persen penguatan mata uang rupiah, serta semakin meningkatnya aliran dana dari para investor asing,” kata Reza, Jumat (20/11/2020).

Menyambut peluang tersebut, kini strategi peracikan portofolio reksadana pendapatan tetap di HPAM akan mengedepankan obligasi dengan durasi jangka panjang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, durasi obligasi setidaknya lebih dari tujuh tahun dengan proyeksi yield to maturity di atas 6,5 persen.

Dengan pertimbangan tersebut, Reza memperkirakan imbal hasil untuk reksadana pendapatan tetap pada tahun depan akan berada di kisaran 8 persen-10 persen. (Hikma Dirgantara)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Imbal hasil reksadana pendapatan tetap diperkirakan mencapai 10% di tahun depan



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.920 Agen Prudential Masuk dalam Anggota MDRT, Apa Itu?

1.920 Agen Prudential Masuk dalam Anggota MDRT, Apa Itu?

Whats New
Kredivo Umumkan Rencana Merger dan IPO, Berapa Valuasinya?

Kredivo Umumkan Rencana Merger dan IPO, Berapa Valuasinya?

Rilis
Penyaluran BPUM Tahap 2 Dipercepat, Targetkan 3 Juta Penerima di Akhir Agustus 2021

Penyaluran BPUM Tahap 2 Dipercepat, Targetkan 3 Juta Penerima di Akhir Agustus 2021

Whats New
Watsons Tebar Diskon Hingga 70 Persen, Mulai 6–12 Agustus 2021

Watsons Tebar Diskon Hingga 70 Persen, Mulai 6–12 Agustus 2021

Spend Smart
Lindungi UMKM Lokal, Lazada Tutup Keran Impor Produk Fashion Hingga Kuliner

Lindungi UMKM Lokal, Lazada Tutup Keran Impor Produk Fashion Hingga Kuliner

Whats New
Mengapa Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Kemendibud Ristek Belum Diumumkan?

Mengapa Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Kemendibud Ristek Belum Diumumkan?

Work Smart
FIFGroup Telah Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp 23,8 Miliar Selama Pandemi Covid-19

FIFGroup Telah Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp 23,8 Miliar Selama Pandemi Covid-19

Rilis
 Bagaimana Cara Mencairkan Bilyet Giro?

Bagaimana Cara Mencairkan Bilyet Giro?

Whats New
Sambut BI-Fast, Anabatic Siapkan Digital Xformation Platform

Sambut BI-Fast, Anabatic Siapkan Digital Xformation Platform

Whats New
Kemendikbud Ristek Sebut Anggaran Rp 3,7 Triliun Tak Hanya untuk Laptop

Kemendikbud Ristek Sebut Anggaran Rp 3,7 Triliun Tak Hanya untuk Laptop

Whats New
Pemanfaatan Fitur Wakaf pada Produk Asuransi Syariah Masih Rendah

Pemanfaatan Fitur Wakaf pada Produk Asuransi Syariah Masih Rendah

Whats New
Erick Thohir: Pertamina Punya Kapabilitas Jadi Perusahaan Besar Dunia

Erick Thohir: Pertamina Punya Kapabilitas Jadi Perusahaan Besar Dunia

Whats New
Pemerintah Gelontorkan Anggaran PEN Rp 305,50 Triliun untuk Penanganan Covid-19

Pemerintah Gelontorkan Anggaran PEN Rp 305,50 Triliun untuk Penanganan Covid-19

Whats New
Kabar Gembira, Sri Mulyani Bebaskan Pajak Sewa Toko di Pasar dan Mal hingga Oktober 2021

Kabar Gembira, Sri Mulyani Bebaskan Pajak Sewa Toko di Pasar dan Mal hingga Oktober 2021

Whats New
Cara TaniHub Group Menjaga Kualitas Pelayanan di Tengah Pandemi Covid-19

Cara TaniHub Group Menjaga Kualitas Pelayanan di Tengah Pandemi Covid-19

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X