Simak, Ini Tips Aman Saat Transaksi Online

Kompas.com - 22/11/2020, 09:22 WIB
Ilustrasi phising THINKSTOCKS/KAPTNALIIlustrasi phising

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejahatan selalu mengintai kita, termasuk saat kamu menggunakan layanan internet banking maupun mobile banking.

Juru bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sekar Putih Djarot mengatakan, masyarakat harus selalu waspada terhadap keamanan transaksi online.

Pasalnya, masih banyak masyarakat yang mengalami kejahatan online, mulai dari penipuan hingga pishing.

"Dalam menggunakan layanan internet atau mobile banking, masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dalam mengelola nomor telepon seluler yang dipakai dan menjaga kerahasiaan data pribadi," kata Sekar dalam Instagram resmi OJK, Minggu (22/11/2020).

Baca juga: Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bank, Datamu Rahasiamu!

Untuk itu, Sekar memberikan 7 tips yang bisa kamu ikuti agar terhindar dari bahaya transaksi online, di antaranya.

1. Jangan berikan PIN/OTP

Biasanya ketika akunmu menjadi target pembobolan, kamu akan diminta memberikan PIN atau one time password (OTP) yang masuk dalam SMS-mu kepada di pelaku.

Nah, untuk menghindarinya, jangan memberikan PIN maupun kode OTP ini kepada siapapun. Termasuk jika dia mengaku sebagai pegawai salah satu bank.

"Ingat bahwa bank tidak pernah meminta PIN/OTP dari konsumen," ucap Sekar.

2. Ganti password

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X