Soal Penghapusan Premium, Ini Kata Menteri ESDM

Kompas.com - 23/11/2020, 17:35 WIB
Menteri ESDM RI Arifin Tasrif, saat menjadi keynote speaker dalam Digital Indonesia International Geothermal Convention (DIGGC) 2020, Selasa (8/9/2020). DOK. Ditjen EBTKEMenteri ESDM RI Arifin Tasrif, saat menjadi keynote speaker dalam Digital Indonesia International Geothermal Convention (DIGGC) 2020, Selasa (8/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif akhirnya buka suara soal wacana penghapusan BBM jenis Premium, yang disebut akan mulai dilakukan pada Januari 2021.

Dalam gelaran Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, Arifin menegaskan, pihaknya belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penghapusan BBM penugasan tersebut.

"Sebetulnya kami nggak melakukan statement apa-apa juga di antara lingkungan tidak melakukan statement apa-apa," ujarnya, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Soal Penghapusan Premium, Pertamina Tunggu Payung Hukum

Lebih lanjut, Arifin menyebutkan, pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) hanya melakukan edukasi terkait penggunaan BBM dengan nomor oktan lebih tinggi guna menekan kadar emisi gas buang, melalui program diskon harga Pertalite.

"Ini beberapa daerah, dan sambutannya cukup baik," katanya.

Menurutnya, program tersebut perlu dilakukan, mengingat saat ini hanya tinggal tiga negara saja yang menggunakan BBM dengan nomor oktan selevel Premium.

Kendati demikian, Arifin memastikan, sampai saat ini Pertamina masih tetap menyalurkan Premium, sebab dirinya belum mengeluarkan pernyataan resmi.

"Sementara ini situasinya sepeti biasa, dan alokasi sendiri untuk tahun depan tetap akan kita penuhi," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan KLHK MR Karliansyah, mengatakan, dirinya pada Senin (9/11/2020) lalu baru saja bertemu dengan Direktur Operasi Pertamina dan mengatakan per 1 Januari 2021 Pertamina bakal menghilangkan Premium di Jawa, Madura, dan Bali.

Baca juga: Ini Ciri SPBU Pertamina yang Menjual BBM Pertalite Seharga Premium

"Syukur alhamdulillah Senin lalu saya bertemu Direktur Operasi Pertamina. Beliau menyampaikan per 1 Januari 2021, Premium di Jamali khususnya akan dihilangkan. Kemudian menyusul kota-kota lainnya di Indonesia," ujar Karliansyah dalam sebuah diskusi virtual.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X