Optimisme November 2020

Kompas.com - 25/11/2020, 14:41 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

BULAN Oktober yang lalu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa “The worst is over”. Hal ini disampaikannya dalam press statement secara daring terkait Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan III, dimana dampak terburuk dari Covid yang terjadi di Kuartal II sudah terlewati dan sekarang kita berada pada tahap pemulihan ekonomi nasional.

Bila diibaratkan dengan tubuh manusia, jantung dari perekonomian adalah adanya transaksi antara produsen dan konsumen. Transaksi jual beli dalam berbagai barang maupun jasa ini mempunyai dampak turunan yang luar biasa sehingga membuat perekonomian dapat berdenyut secara sehat.

Dengan adanya pandemi Covid-19, telah terjadi pengurangan secara drastis transaksi yang disebabkan berkurangnya interaksi antara pembeli dan penjual. Perekonomian menjadi terpuruk dan denyutnya menurun drastis. Di saat itulah pemerintah hadir melalui alokasi dana APBN melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

Pemerintah melakukan respons terhadap pandemi dengan penuh kehati-hatian dan kewaspadaan sehingga kebijakan yang ditempuh dapat lebih terarah dan terukur. Namun prioritas juga masih tetap terfokus pada sektor Kesehatan.

Untuk memastikan penurunan penularan Covid-19, Pemerintah terus memperkuat sistem kesehatan, mendorong testing, tracing, dan treatment (3T).

Baca juga: Sri Mulyani: The Worst is Over!

Dukungan semua pihak baik dan tentu saja dari masyarakat sangat diperlukan agar dapat mempercepat penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Salah satunya adalah melalui penegakan disiplin dalam menerapkan protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di tengah banyak kegalauan mengenai kapan berakhirnya pandemi Covid-19, berita mengenai proses penyelesaian vaksin anti virus Corona tentu memberikan harapan agar pandemi ini segera berakhir.

Saat ini paling tidak sudah ada tiga vaksin yang informasinya sudah dalam tahap penyelesaian yaitu: vaksin keluaran Pfizer dari Amerika Serikat dan Jerman dengan indikasi efektifitas pencegahan sebesar 90 persen, vaksin keluaran Moderna dengan klaim efektivitasnya hingga 94 persen dan Sinovac dengan efektifitas 90 persen.

Walaupun masih ada tantangan bagaimana distribusi, penyimpanan dan pelaksanaan vaksinasinya, namun informasi yang mendunia ini menimbulkan tambahan optimisme bagi pemulihan ekonomi nasional.

Semangat optimisme pulihnya ekonomi nasional kembali diungkapkan kembali oleh Menteri Keuangan pada 24 November 2020 saat menyampaikan konferensi pers realisasi APBN bulan Oktober 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Whats New
[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas 'Words Bubble Up Like Soda Pop' | 'Rurouni Kenshin: The Beginning' Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel 'Venom' Dirilis

[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas "Words Bubble Up Like Soda Pop" | "Rurouni Kenshin: The Beginning" Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel "Venom" Dirilis

Rilis
BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

Rilis
Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Rilis
Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Whats New
Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Rilis
Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Whats New
Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Whats New
Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Whats New
Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Whats New
Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Whats New
Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Whats New
 Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Whats New
Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X