Ketika Data Prioritas PMO Kartu Prakerja Berbeda dengan Kemenaker...

Kompas.com - 26/11/2020, 19:53 WIB
Ilustrasi Kartu Prakerja. prakerja.go.idIlustrasi Kartu Prakerja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja menanggapi Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang menyatakan kekecewaannya lantaran hanya sedikit korban PHK yang masuk dalam daftar prioritas (whitelist) lolos sebagai peserta program.

Berdasarkan data yang dibacakan oleh Ida, dari 2,1 juta korban PHK yang masuk dalam whitelist dan diusulkan kepada PMO Kartu Prakerja, hanya 95.559 orang yang lolos menjadi peserta program.

Namun demikian, menurut keterangan Head Of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, ada kesalahan data yang dibacakan oleh Menaker tersebut.

Baca juga: Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

"Ada 2 kesalahan angka yang disampaikan dalam dengar pendapat kemarin. Pertama, PMO tidak pernah menerima data 2,1 juta nama. Yang kami terima adalah data dengan 1,7 juta nama," jelas Louisa kepada Kompas.com, Kamis (26/11/2020).

Louisa pun menjelaskan, berdasarkan Perpres No. 76/2020 dan Permenko Bidang Perekonomian No. 11/2020, 1,7 juta nama yang diajukan tetap harus diverifikasi.

Prosesnya pun sama seperti nama-nama lain yang mendaftar secara mandiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Program Kartu Prakerja adalah suatu program yang sepenuhnya berbasis digital. Mereka yang ingin bergabung dalam program ini harus melakukan pendaftaran mandiri melalui situs prakerja.go.id, termasuk mereka yang masuk dalam whitelist dari Kemenaker," ujar Louisa.

Pihak PMO pun mengatakan, baru menerima pendaftaran luring dari Kemenaker pada gelombang 11 setelah terbitnya Permenaker.

Baca juga: Penerima Kartu Prakerja Mencapai 5,6 Juta Orang

Kesalahan data lainnya, menurut Louisa, dari gelombang 1 hingga 10 PMO telah menerima 472.000 peserta dari whitelist yang diberikan Kemenaker.

Jumlah tersebut belum termasuk 95.559 dari pendaftaran luring pada gelombang 11.

"Sehingga total penerima Kartu Prakerja yang berasal dari usulan Kemenaker adalah 567.559. Jadi bukannya 95.559 seperti yang dikatakan," jelas Louisa.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.