Indonesia Ekspor Ikan Tuna ke Korea Selatan

Kompas.com - 27/11/2020, 17:11 WIB
Seorang pria memindahkan ikan tuna yellowfin di pelabuhan ikan di Banda Aceh, Kamis (4/4/2019). AFP PHOTO/CHAIDEER MAHYUDDINSeorang pria memindahkan ikan tuna yellowfin di pelabuhan ikan di Banda Aceh, Kamis (4/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia mengekspor ikan tuna ke Korea Selatan. Pelepasan ekspor komoditas tersebut dilakukan oleh Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan dari sistem resi gudang (SRG) di Benoa, Bali.

“Seperti yang telah diterapkan di sektor pertanian, pelaksanaan SRG ini diharapkan dapat memberikan alternatif solusi bagi para nelayan dalam menghadapi fluktuasi harga ikan dan keterbatasan akses pembiayaan,” ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/11/2020).

Agus mengatakan, sebagai negara maritim, sektor kelautan dan perikanan Indonesia memegang peranan yang cukup penting dalam perekonomian nasional. Hingga saat ini, sektor perikanan masih memberikan kontribusi yang cukup besar bagi kinerja ekspor Indonesia.

Baca juga: Ikan Tuna Berhasil Dilelang di Harga Rp 24 Miliar

“Kementerian Perdagangan terus berupaya melakukan pemulihan ekonomi nasional. Pandemi Covid-19 memberikan tekanan bagi para pelaku usaha, khususnya bidang pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan,” kata dia.

Dengan adanya SRG, lanjut Agus, memberikan alternatif solusi salah satunya yang menyangkut permasalahan keuangan pelaku usaha dalam melakukan penyerapan komoditas dari produsen saat terjadi penurunan permintaan barang di dalam dan luar negeri.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Berjangka (Bappebti) Sidharta Utama menjelaskan, pelaku usaha pengolahan dan perdagangan sektor perikanan dapat memanfaatkan skema SRG sebagai instrumen pembiayaan usaha untuk mendukung penyerapan komoditas perikanan dari para nelayan.

Baca juga: Tuna hingga Lobster Indonesia Mulai Kuasai Pasar Dunia

“Implementasi SRG yang semakin luas di berbagai komoditas, seperti perikanan, akan membawa manfaat besar bagi perekonomian nasional, terutama dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak Covid-19,” kata Sidharta.

Berdasarkan data statistik Kementerian Perdagangan, total transaksi ekspor ikan kode HS 03 dari Indonesia ke Korea Selatan selama lima tahun terakhir, yakni pada 2015 sebesar 51,12 juta Dollar AS, 2016 43,05 juta Dollar AS, 2017 39,08 juta Dollar AS, 2018 52,83 juta Dollar AS dan 2019 55,03 juta Dollar AS.

Adapun kinerja ekspor periode Januari-September 2020 mencapai 39,9 juta Dollar AS atau naik sebesar 3,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X