Jadi Polemik di RI, Berapa Harga Lobster di Pasar Dunia?

Kompas.com - 28/11/2020, 11:41 WIB
Lobster laut jenis mutiara milik Ali Murtadho yang siap dipasarkan. Dok. pribadiLobster laut jenis mutiara milik Ali Murtadho yang siap dipasarkan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekspor lobster tengah jadi polemik di Indonesia. Kontroversi ekspor benih lobster kembali mencuat ke publik setelah baru-baru ini Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Penangkapan Edhy terkait dengan pengaturan tata niaga ekspor benih lobster yang sebelumnya dilarang oleh Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti.

Edhy mencabut larangan ekspor benih lobster diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Nomor 56 Tahun 2016, tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia.

Di era Susi, ekspor lobster saat masih benih dinilai kurang menguntungkan, lantaran nelayan Indonesia bisa meraup lebih banyak uang jika lobster dijual sudah berukuran dewasa.

Baca juga: Luhut Minta KPK Jangan Berlebihan Periksa Edhy Prabowo

Lantas, berapa harga lobster di pasar dunia?

Dikutip dari laporan resmi Badan Pangan Dunia atau FAO, Sabtu (28/11/2020), harga lobster mentah yang dibudidayakan di Amerika Utara yang masuk di pasar Eropa, paling rendah yakni 14 dollar AS untuk setiap 1 kilogramnya.

Harga lobster dari negara-negara tropis seperti Indonesia dan Vietnam adalah yang paling mahal di pasar dunia. Harganya mencapai 36 dollar AS untuk setiap 1 kilogramnya di negara-negara Eropa.

Sementara itu melansir dari Business Insider, harga lobster semakin melonjak ketika sudah sampai di restoran. Di Amerika Serikat (AS) yang jadi negara yang permintaan lobsternya sangat tinggi di dunia, sepiring menu lobster yang beratnya 1 pound (0,5 kg) di restoran dihargai sekitar 45 dollar AS atau sekitar Rp 630.000 (kurs Rp 14.000).

Harga bisa jauh lebih tinggi tergantung lokasi restoran. Beberapa faktor penting jadi penyebab mahalnya harga lobster di negara-negara tujuan ekspor.

Setelah ditangkap nelayan, distribusi lobster juga terbilang panjang hingga sampai ke meja restoran. Tak seperti komoditas perikanan lain, hampir sulit menemukan tempat budidaya lobster yang bisa menghasilkan lobster dengan harga murah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X