[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Kompas.com - 28/11/2020, 17:23 WIB
Foto dirilis Rabu (28/10/2020), memperlihatkan pelajar mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan menjaga jarak saat kegiatan Simulasi Adaptasi Kebiasaan Baru Sekolah di SMP Negeri 4 Solo, Jawa Tengah. Untuk mewujudkan pelaksanaan KBM tatap muka di tengah pandemi, Dinas Pendidikan Kota Surakarta menunjuk SMP Negeri 4 mengawali dengan melaksanakan simulasi. ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHAFoto dirilis Rabu (28/10/2020), memperlihatkan pelajar mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan menjaga jarak saat kegiatan Simulasi Adaptasi Kebiasaan Baru Sekolah di SMP Negeri 4 Solo, Jawa Tengah. Untuk mewujudkan pelaksanaan KBM tatap muka di tengah pandemi, Dinas Pendidikan Kota Surakarta menunjuk SMP Negeri 4 mengawali dengan melaksanakan simulasi.

Sebagian besar masyarakat, tulis Taufiq Ahmad, bersikap kontra terhadap kebijakan ekspor benih lobster ini.

"Perdebatan mengenai pro dan kontra kebijakan ekspor benih lobster perlu dibuka kembali dengan melibatkan para ahli, pengusaha, pengambil kebijakan dan kita masyarakat umum," lanjutnya. (Baca selengkapnya)

4. Siap Tak Siap Mesti 5G

Kompasianer Yana Haudy membuka tulisannya dengan sebuah pertanyaan menarik: mengapa Indonesia butuh 5G disaat jaringan 3G saja lemotnya minta ampun dan harus naik pohon untuk dapat sinyal?

Untuk kondisi saat ini, menurutnya, memang belum terlalu membutuhkan seperti Malaysia yang menunda peluncuran 5G dari rencana awal pada kuartal ketiga 2020 ke akhir tahun 2022.

Akan tetapi negara-negara ASEAN ada yang sudah mengadopsi teknologi seluler 5G, yaitu Vietnam. Itupun masih terbatas hanya untuk kepentingan militer saja.

Namun, Indonesia nampaknya akan terlambat dibanding negara-nagara lainnya.

"Operator selular masih berhitung karena membangun infrastruktur untuk 5G berarti keluar duit lagi. Di sebagian pulau Jawa saja orang masih banyak yang menggunakan jaringan 3G karena 4G tidak ada sinyal," tulis Kompasianer Yana Haudy menjelaskan salah tiga alasannya itu. (Baca selengkapnya

5. Dear Sales, Hindari 7 Kesalahan Ini dalam Bisnis

Bagi seorang sales, mampu menceritakan dan mencitrakan produk yang dijual adalah hal utama. Oleh karena itu ada tuntutan tak tertulis untuk pekerjaan mereka ini: kreatif dan inovatif.

Kompasianer Sigit Eka Pribadi menyarankan kalau seorang sales itu utamanya mesti memiliki jiwa entrepreneurship.

"Selalu bekerja keras dan tidak mudah menyerah, tangguh dan gigih, agar usaha dan upaya yang sedang dilakukan dapat berbuah manis," tulisnya.

Akan tetapi dalam pekerjaannya, ada 7 catatan yang mesti diperhatikan bagi seorang sales ketika sedang memasarkan produknya. (Baca selengkapnya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.