Momen Window Dressing, Emas Bisa Jadi Pilihan Investasi

Kompas.com - 30/11/2020, 14:25 WIB
Ilustrasi emas. SHUTTERSTOCKIlustrasi emas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Secara historis menjelang akhir tahun selalu ada momen peningkatkan nilai investasi di pasar saham dan keuangan akibat window dressing.

Begitu pula yang terjadi pada tahun ini.

Window dressing merupakan strategi yang dilakukan perusahaan maupun manajer investasi untuk mempercantik portofolio investasinya.

Baca juga: Facebook Disebut Akan Rilis Mata Uang Digital Libra pada Januari 2021

Direktur PT Solid Gold Berjangka (SGB) Dikki Soetopo mengatakan, pada momen tersebut, nilai saham akan menguat terutama untuk kategori saham-saham blue chip.

Khusus di perdagangan berjangka, untuk produk derivatif indeks Hang Seng dan Nikkei dipastikan akan melonjak tajam.

"Di momen window dressing, sektor keuangan dan saham akan menguat seiring derasnya aliran modal yang masuk ke dalam perusahaan," ujar Dikki dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/11/2020).

Sementara saham dan pasar keuangan menguat, justru harga emas biasanya akan terkoreksi.

Akan tetapi, Dikki menilai, hal tersebut malah menjadi peluang bagi para investor untuk memborong emas.

Baca juga: Susun Aturan Turunan UU Cipta Kerja, Pemerintah Serap Aspirasi Masyarakat di Daerah

Alasannya yakni ada harapan penguatan harga emas di awal tahun 2021, terdorong dengan adanya January effect, yang disambut juga oleh momen Imlek.

Sehingga momen tersebut bisa dimanfaatkan investor kedepannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X