Kompas.com - 30/11/2020, 14:25 WIB
Ilustrasi emas. SHUTTERSTOCKIlustrasi emas.

Menurut Dikki, pada saat window dressing, harga emas akan mengalami pelemahan di kisaran harga middle price di level 1.761 dollar AS per troy ons.

Tapi banyak analis yang memperkirakan pelemahan harga emas saat ini adalah hal yang wajar dalam perdagangan pasar global.

Dikki menjelaskan, para analis menganggap ini menjadi peluang untuk membeli emas di saat harga rendah (murah) karena harga emas diprediksi masih berpotensi menguat ke level 1.900 dollar AS per troy ons, bahkan 2.000 dollar AS per troy ons di awal tahun depan.

Baca juga: Taksiran Fantastis Harga Sepeda yang Dibeli Edhy Prabowo dari Hawaii

"Momen window dressing adalah salah satu kesempatan untuk membeli emas di saat terjadi koreksi," kata dia.

Kendati demikian, Dikki menilai, para investor saat ini semestinya mewaspadai terjadinya aksi taking profit di perdagangan saham maupun mata uang, lantaran kedua instrumen tersebut sudah mengalami penguatan terus-menurus.

"Sebab perdagangan saham dan mata uang sudah mengalami penguatan semenjak pengumuman vaksin Covid-19," pungkas Dikki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.