Erick Thohir Ingin Dirikan Perusahaan Pengelola Pupuk Non Subsidi

Kompas.com - 30/11/2020, 21:05 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir  (kanan) dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin berjalan keluar dari pintu belakang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (7/7/2020). Kehadiran Menteri Erick untuk berdiskusi terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). ANTARA FOTO/Adam Bariq/app/aww.
 ANTARA FOTO/ADAM BARIQMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kanan) dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin berjalan keluar dari pintu belakang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (7/7/2020). Kehadiran Menteri Erick untuk berdiskusi terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). ANTARA FOTO/Adam Bariq/app/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku sempat terpikir untuk membentuk satu perusahaan plat merah yang mengurusi masalah pupuk non-subsidi.

Hal tersebut diungkapkan Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (30/11/2020).

“Bahkan kemarin sempat terpikir jangan-jangan kita bikin satu perusahaan pupuk yang non subsidi. Supaya cost-nya jelas, mana yang subsidi dan non subsidi,” ujar mantan bos Inter Milan itu.

Baca juga: Pupuk Subsidi Langka, BUMN Pupuk Dapat Suntikan Rp 3,1 Triliun

Erick menjelaskan, saat ini penyaluran pupuk subsidi maupun non subsidi dikelola oleh PT Pupuk Indonesia (Persero). Namun, kerap kali dikeluhkan mengenai masalah penyaluran pupuk subsidi maupun non subsidi.

“Sama juga dengan PT Pupuk. Ini solusi bagi para petani. Salah satunya yang selalu dikeluhkan antara subsidi dan non subsidi. Nah itu lah kita sedang menchallange seperti apa ke depannya yang namanya policy dari PT Pupuk,” kata dia.

Kendati begitu, pendiri Mahaka Group ini belum bisa memastikan apakah pembentukan perusahaan yang mengurusi pupuk non subsidi akan dilakukan.

“Nah hal-hal ini belum menjadi keputusan. Tapi inilah exercise yang kita lakukan di Pupuk. Kita juga melakukan optimalisasi pabrik yang kurang efisien,” ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X