Hindari Tumpang Tindih, Jumlah Jabatan Eselon I di Kementerian/Lembaga Tak Ditambah

Kompas.com - 01/12/2020, 19:52 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo saat meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Palembang,Sumatera Selatan, Jumat (27/11/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo saat meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Palembang,Sumatera Selatan, Jumat (27/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa jabatan eselon I di suatu instansi kementerian maupun lembaga dipastikan tidak akan ditambah.

Hal itu dilakukan untuk menghindari tumpang tindih tugas serta fungsi jabatan dalam satu instansi pemerintahan.

"Presiden punya diskresi, badan atau lembaga mana yang memang benar-benar dibutuhkan. Kalau tidak, ya enggak perlu, sepanjang itu bisa dikerjakan oleh setingkat dirjen," kata dia dalam konfrensi pers virtual, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Menhub Ajak Eselon 1 Tak Naik Mobil Lagi untuk ke Kantor

"Kalau tidak akan terjadi tumpang tindih. Ini yang diarahkan oleh Presiden. Termasuk tidak boleh menambah jumlah eselon I, kecuali yang memang benar-benar mendesak," lanjut Tjahjo.

Lebih lanjut kata dia, di tengah pandemi virus corona (Covid-19) ini, banyak hal dan kebijakan yang harus diubah. Kendati demikian, Kementerian PANRB tetap tidak akan menambah jabatan eselon I di berbagai instansi pemerintah.

"Tapi, secara prinsip kita memang mempertegas tidak mudah untuk menambah eselon I, tidak mudah menambah badan/lembaga. Dengan undang-undang tentunya nanti pemerintah akan menjelaskan dengan DPR," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X