Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/12/2020, 06:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika ingin membuka usaha, hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih jenis badan usaha. Badan usaha bermacam-macam jenisnya, mulai dari perusahaan perseorangan, perseroan terbatas, firma, hingga CV.

Lalu, untuk masyarakat yang ingin membuka usaha berskala UMKM, bentuk usaha apa yang cocok diterapkan?

Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) M Ikhsan Ingratubun mengatakan, pemilihan badan usaha tergantung pada skala bisnisnya.

Baca juga: Gara-gara Pajak, Banyak UMKM Kopi Enggan Jadi Badan Usaha

"Bila skala bisnisnya masih berskala usaha mikro kecil, lebih disarankan memiliki badan usaha perseorangan. Namun, bila skala usahanya sudah menengah, lebih baik memang perusahaan terbatas (PT)," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (3/12/2020).

Menurut dia, pelaku usaha mikro kecil lebih tepat menggunakan perusahaan perseorangan, selain karena kapasitas skalanya yang masih kecil, juga karena ketersediaan modal.

Biasanya pelaku usaha mikro kecil memiliki modal yang sangat sedikit, sedangkan modal untuk memiliki atau mendirikan PT harus menggunakan biaya yang mahal.

"PT itu kan mahal, jadi untuk skala bisnisnya yang masih kecil atau mikro kecil, ngapain harus memiliki PT. Sebaiknya, perusahaan perseorangan saja dulu," jelasnya.

Selain itu, ketika mengurus izin PT pun biasanya juga lebih rumit dan membutuhkan banyak waktu daripada ketika mengurus perusahaan perseorangan.

Ketika pengusaha mikro kecil merasa sudah mampu untuk ke tahap selanjutnya, yaitu skala menengah, sah-sah saja bila ingin membuka PT.

Baca juga: Sri Mulyani Wajibkan WNA dan Badan Usaha Asing Punya NPWP

Hal itu asalkan, kata dia, selain harus memiliki modal yang besar, tingkat kebutuhannya juga harus besar.

"Kalau dirasa-rasa kebutuhan bisnisnya besar, harus memiliki partner untuk bekerja sama dan dari sisi modal juga ada, buka usaha untuk PT sih lebih cocok," ucapnya.

Selain itu, Ikhsan juga mengatakan, dari sisi risiko tanggung jawab, perusahaan perseorangan dan PT sangat jauh berbeda. Apabila perusahaan perseorangan mengalami masalah seperti bangkrut, yang bertanggung jawab atas hal tersebut adalah pengusaha itu sendiri.

Namun, untuk skala PT, tanggung jawabnya lebih besar. "Kenapa lebih besar? Karena dia membawa nama PT, PT tersebut bangkrut, mau enggak mau karyawan harus bertanggung jawab pada PT itu juga. Tapi, kalau perusahaan perseorangan ya tanggung jawab asetnya pribadi atau pengusaha itu sendiri," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohi Pasang Target Investasi Kementerian BUMN Rp 127 Triliun

Erick Thohi Pasang Target Investasi Kementerian BUMN Rp 127 Triliun

Whats New
BPS: Pengaruh Kenaikan Tarif Cukai ke Inflasi Rokok Bertahan Lama

BPS: Pengaruh Kenaikan Tarif Cukai ke Inflasi Rokok Bertahan Lama

Whats New
Schneider Electric Targetkan 40 Persen Pemimpin Perempuan di Tingkat Manajemen

Schneider Electric Targetkan 40 Persen Pemimpin Perempuan di Tingkat Manajemen

Whats New
Pasca-penerbitan UU PPSK, PDB Sektor Koperasi Ditargetkan Minimal Mencapai 7 Persen

Pasca-penerbitan UU PPSK, PDB Sektor Koperasi Ditargetkan Minimal Mencapai 7 Persen

Whats New
Kementerian ATR: Sudah 101 Juta Bidang Tanah Terdaftar

Kementerian ATR: Sudah 101 Juta Bidang Tanah Terdaftar

Whats New
Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Spend Smart
Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Whats New
Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Rilis
Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Whats New
Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Whats New
Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Whats New
Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Whats New
Pertamina Geothermal IPO, Pasang Harga Awal Rp 820 - Rp 945 per Saham

Pertamina Geothermal IPO, Pasang Harga Awal Rp 820 - Rp 945 per Saham

Whats New
Cerita Petani Food Estate Humbahas: Benih Bawang Putih yang Dikasih, Mati...

Cerita Petani Food Estate Humbahas: Benih Bawang Putih yang Dikasih, Mati...

Whats New
Syarat, Biaya, dan Cara Membuat Paspor Umroh

Syarat, Biaya, dan Cara Membuat Paspor Umroh

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+