Jokowi: Buang Jauh Ego Sektoral, Jangan Bangun Tembok Tinggi-tinggi

Kompas.com - 03/12/2020, 11:40 WIB
Presiden Joko Widodo saat meresmikan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-7 tahun 2020 yang digelar secara virtual, Rabu (28/10/2020). (Dok. Bank Indonesia) Presiden Joko Widodo saat meresmikan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-7 tahun 2020 yang digelar secara virtual, Rabu (28/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta Kementerian/Lembaga (K/L) untuk bergerak cepat dalam mengatasi situasi krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Jokowi mengatakan dalam masa pemulihan, setiap K/L harus mampu membuang ego sentrisme antar lembaga. Artinya, setiap K/L harus mampu bersinergi untuk menghasilkan solusi dalam menangani krisis akibat pandemi.

"Dalam siutasi krisis seperti ini kita harus mampu bergerak cepat dan tepat buang jauh-jauh ego sektoral, ego sentrisme lembaga," jelas Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2020, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Hindari Tumpang Tindih, Jumlah Jabatan Eselon I di Kementerian/Lembaga Tak Ditambah

Dia pun meminta setiap K/L untuk berbagai beban dan berbagai tanggung jawab dalam menangani krisis. Dengan demikian, Indonesia bisa bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi baru, baik di tingkat regional maupun global.

"Jangan membangun tembok tinggi-tinggi, berlindung di balik otoritas masing-masing," ujar dia.

Jokowi juga mengungkapkan, Indonesia telah melewati masa titik terendah dari krisis akibat Covid-19. Indonesia telah berada pada titik balik untuk kembali membaik dengan tren yang positif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jokowi Sentil Kementerian, Lembaga, dan Pemda yang Lambat Serap Anggaran Belanja

Hal itu didukung oleh kasus kinerja pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 yang meski masih menunjukkan kontraksi, namun lebih baik dibanding kuartal sebelumnya.

Pada kuartal III, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar minus 3,49 persen, sementara pada kuartal II kontraksi terjadi cukup dalam, yakni sebesar 5,32 persen.

"Artinya telah melewati titik terendahnya, titik baluk menuju membaik. Trennya positif membaik dan dengan momentum ini saya yakin kita akan bergerak lagi ke arah positif pada kuartal IV dan seterusnya," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.