Airlangga Sebut Indikator-indikator ini Jadi Bukti Perekonomian Indonesia Sudah Membaik

Kompas.com - 03/12/2020, 13:09 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Kompas Talks Sesi 2 yang membahas Peta Jalan Ekonomi secara daring, Sabtu (24/10/2020). Tangkapan layar Zoom Harian KompasMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Kompas Talks Sesi 2 yang membahas Peta Jalan Ekonomi secara daring, Sabtu (24/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan, perekonomian Indonesia mulai mengalami pemulihan, setelah terdampak signifikan oleh pandemi Covid-19.

Airlangga bahkan meyakini, Indonesia telah melalui titik terendah laju perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut terefleksikan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut dia, meskipun pada kuartal III-2020 pertumbuhan ekonomi masih terkontraksi 3,49 persen secara tahunan atau year on year (yoy), namun realisasi tersebut lebih baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 yang terkontraksi hingga 5,32 persen.

Baca juga: Gubernur BI: 9 Bulan Melawan Covid-19, Alhamdulillah Masa Kritis Telah Berlalu

"Kondisi tersebut sejalan dengan perbaikan ekonomi global yang terlihat di triwulan ketiga 2020," katanya dalam seminar virtual, Kamis (3/12/2020).

Jika dilihat secara kuartal, Airlangga menambah, ekonomi Indonesia pada periode Juli hingga September 2020 masih tumbuh 5 persen.

Kemudian, pemulihan ekonomi juga mulai terlihat dengan terus tumbuhnya realisasi penanaman modal asing (PMA), indeks keyakinan konsumen, indeks penjualan retail, hingga surplus neraca perdagangan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Indikasi pemulihan ekonomi juga menurut pengeluaran menunjukan perbaikan jika dibandingkan dengan triwulan kedua," ujarnya.

Lebih lanjut Airlangga mengklaim, laju tren positif perekonomian muncul seiring dengan berbagai kebijakan pemerintah yang telah dikeluarkan, baik untuk meredam dampak atau menekan angka kasus Covid-19.

"Dalam upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional intervensi pemerintah dalam penanganan kesehatan telah mendorong kepercayaan yang kemudian berhasil menggerakan komsumsi masyarakat dan investasi swasta," ucapnya.

Baca juga: Pemerintah Yakin Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5 Persen pada 2021



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Ide Datang di Kamar Mandi | Mengapa Berpikir Logis Itu Penting?

[KURASI KOMPASIANA] Ide Datang di Kamar Mandi | Mengapa Berpikir Logis Itu Penting?

Rilis
Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2021

Rincian Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2021

Spend Smart
Mencantumkan Ikut Seminar dalam CV Lamaran Kerja, Pentingkah?

Mencantumkan Ikut Seminar dalam CV Lamaran Kerja, Pentingkah?

Work Smart
[TREN HUMANIORA KOMPASIANA] Anak adalah Point of References | Gapyear: Stigma, Doa, dan Cerita

[TREN HUMANIORA KOMPASIANA] Anak adalah Point of References | Gapyear: Stigma, Doa, dan Cerita

Rilis
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Bank KB Bukopin yang Baru

Ini Susunan Direksi dan Komisaris Bank KB Bukopin yang Baru

Whats New
BKN Minta Calon Pelamar CPNS dan PPPK 2021 untuk Bersabar, Kenapa?

BKN Minta Calon Pelamar CPNS dan PPPK 2021 untuk Bersabar, Kenapa?

Whats New
Bangun Hunian di Jakarta dan Bogor, Adhi Commuter Properti Gandeng Sarana Jaya

Bangun Hunian di Jakarta dan Bogor, Adhi Commuter Properti Gandeng Sarana Jaya

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Pencopet di Angkutan Umum, Ini Cara Mengatasi dan Menghindarinya! | Modus Operandi Maling Perlente

[KURASI KOMPASIANA] Pencopet di Angkutan Umum, Ini Cara Mengatasi dan Menghindarinya! | Modus Operandi Maling Perlente

Rilis
Pendapatan Induk Usaha TikTok Melejit 111 Persen di Tahun 2020

Pendapatan Induk Usaha TikTok Melejit 111 Persen di Tahun 2020

Whats New
Gappri: Revisi PP Tembakau Perburuk Kondisi Industri Rokok

Gappri: Revisi PP Tembakau Perburuk Kondisi Industri Rokok

Whats New
Kini Pemilik Asuransi AXA Mandiri Bisa Konsultasi Kesehatan Gratis

Kini Pemilik Asuransi AXA Mandiri Bisa Konsultasi Kesehatan Gratis

Whats New
Prudential Indonesia Perluas Pemasaran Online Produk Asuransi

Prudential Indonesia Perluas Pemasaran Online Produk Asuransi

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Tip Aman Beli Barang Elektronik Secara Online | COD Tidak Semudah Kedengarannya

[KURASI KOMPASIANA] Tip Aman Beli Barang Elektronik Secara Online | COD Tidak Semudah Kedengarannya

Rilis
Aset Kripto Berpeluang Tumbuh Subur di Indonesia

Aset Kripto Berpeluang Tumbuh Subur di Indonesia

Whats New
Total Gaji Komisaris Astra International Mencapai Rp 1,8 Miliar

Total Gaji Komisaris Astra International Mencapai Rp 1,8 Miliar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X