IHSG Masih Bakal Merah? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 07/12/2020, 08:09 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diproyeksikan akan bergerak melemah pada Senin (7/12/2020). Akhir pekan lalu IHSG ditutup turun 0,21 persen pada level 5.810,48.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG cenderung melemah pada awal pekan ini karena sentimen negatif dari produksi vaksin.

Vaksin Pfizer sebagai vaksin Covid-19 yang mendapat izin penggunaan darurat hanya bisa mengirim setengah dari jumlah dosis yang sudah direncanakan sebelumnya karena adanya kendala pada bahan baku.

“IHSG berpeluang konsolidasi melemah. Distribusi vaksin menjadi sentimen negatif di pasar, setelah optimisme perizinan vaksin, kedepan ketersedian pasokan vaksin Covid-19 akan menjadi hal yang sangat penting,” kata Hans melalui siaran pers.

Baca juga: Akhiri Pekan, IHSG Ditutup Turun

Di sisi lain, kenaikan kasus Covid-19 di banyak negara tidak bisa terelakkan. Beberapa Negara bagian Amerika mulai memberlakukan perintah tinggal di rumah. Hal yang sama juga telah diberlakukan oleh beberapa Negara Eropa saat musim dingin ini.

Perkembangan stimulus fiskal juga menjadi perhatian pelaku pasar. Sebelumnya partai Demokrat menolak paket stimulus bipartisan senilai 908 miliar dollar AS. Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan Presiden Donald Trump mendukung proposal yang diajukan Pemimpin Mayoritas Republik Mitch McConnell senilai 500 miliar dollar AS, namun ditolak Partai Demokrat karena dianggap tidak mencukupi.

Hans memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak pada level support 5.775 sampai dengan 5.594 dan resistance di level 5.823 sampai dengan 5.900.

Simak rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini:

1. BinaArtha Sekuritas

AALI rekomendasi buy pada level 11.525 – 11.675, TP 12.075 – 13.750, support 11.100 – 10.750.
BMRI rekomendasi buy pada level 6.400 – 6.600, TP 6.800 – 7.550, support 6.350 – 6.050.
BNGA rekomendasi buy pada level 850 - 870, TP 885 - 980, support 830 - 800.

2. Artha Sekuritas

PTPP rekomendasi buy pada area 1.500 – 1.550, TP 1.650 – 1.700, stop loss 1.480.
ASII rekomendasi buy pada area 5.500 – 5.600, TP 5.750 – 5.850, stop loss 5.450.
SSMS rekomendasi buy pada area 900 - 920, TP 950 – 1.000, stop loss 880.

3. Anugerah Investama

BJBR rekomendasi buy back jika break di level 1.510, TP 1.360 – 1.320, area sos 1.480.
BWPT rekomendasi buy back jika break di level 138, TP 120 – 104, area sos 135 – 126.
LSIP rekomendasi buy back jika break di level 1.285, TP 1.110 – 1.090, area sos 1.260 – 1.165.

Baca juga: Ini Jenis Bansos Warga Miskin di Kasus Korupsi Mensos Juliari Batubara



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X