CIMB Niaga Syariah Kantongi Laba Rp 1 Triliun hingga September 2020

Kompas.com - 07/12/2020, 13:14 WIB
Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P Djajanegara Kompas.com/Mutia FauziaDirektur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P Djajanegara

JAKARTA, KOMPAS.com - Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk atau CIMB Niaga Syariah mengantongi laba sebesar Rp 1 triliun hingga akhir September 2020.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P Djajanegara mengatakan, kinerja tersebut hampir mendekati laba keseluruhan tahun 2019 yang sebesar Rp 1,15 triliun.

Oleh sebab itu, ia optimistis bakal menutup 2020 dengan capaian laba yang lebih tinggi dari 2019.

"Laba tahun lalu Rp 1,15 triliun, itu angka belum potong pajak, tapi September ini sudah mencapai Rp 1 triliun. Insya Allah sampai Desember nanti kita akan melampaui target atau kinerja dari Desember 2019," ujar Pandji dalam webinar Customer & Media Gathering CIMB Niaga Syariah, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Biaya Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani: Ada yang Didanai APBN, Ada yang Mandiri

Pandji mengatakan, kinerja positif itu didorong dengan penyaluran pembiayaan CIMB Niaga Syariah yang mencapai Rp 32,6 triliun hingga kuartal III-2020, atau tumbuh 4,7 persen dibandingkan periode sama di tahun lalu.

Di sisi lain, pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) terjaga di kisaran 1 persen.

Pertumbuhan juga terjadi pada dana pihak ketiga (DPK) sebesar 32 persen dibandingkan kuartal III-2020 menjadi sebesar Rp 35,1 triliun.

Dana murah (CASA) menjadi porsi terbesar yakni 51 persen dari total DPK.

"Pada akhir Desember 2019 dana murah hanya 31 persen sekarang sudah sampai 51 persen. Jadi dalam kurun waktu itu porsi dana murah bisa dinaikkan sebesar 20 persen," terang Pandji.

Baca juga: CIMB Niaga Sebut Belum Berminat Bikin Bank Digital di Luar Entitas

Dia menjelaskan, kinerja CIMB Niaga Syariah di tengah pandemi tersebut, turut terdorong produk-produk unggulan, seperti tabungan haji atau Tabungan iB Pahala yang kini sudah lebih dari 150.000 nasabah, dari tahun 2018 yang sebanyak 80.000 nasabah.

Ada pula produk pembiayaan kepemilikan rumah atau KPR iB yang hingga saat ini penyalurannya sudah mencapai Rp 12 triliun, dari tahun 2018 yang sebesar Rp 8 triliun.

"KPR ini merupakan porsi segmen yang terbesar dari produk CIMB Niaga Syariah," tutup Pandji.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menaker Tekankan 3 Aspek Perlindungan Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

Menaker Tekankan 3 Aspek Perlindungan Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

Whats New
 Sukses Kembangkan Eatlah, Charina Prinandita Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Sukses Kembangkan Eatlah, Charina Prinandita Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Whats New
BI Catat Transaksi Uang Elektronik Melonjak 42 Persen, Apa Pendorongnya?

BI Catat Transaksi Uang Elektronik Melonjak 42 Persen, Apa Pendorongnya?

Whats New
IHSG Bakal Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Bakal Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Ada Antrean Panjang Pencairan BPUM, Ini Kata Kemenkop UKM

Ada Antrean Panjang Pencairan BPUM, Ini Kata Kemenkop UKM

Whats New
Mau Cari Tambahan THR? Coba Berburu Saham yang Tebar Dividen Ini

Mau Cari Tambahan THR? Coba Berburu Saham yang Tebar Dividen Ini

Earn Smart
Cair H-10 Lebaran, Ini Besaran THR yang Diterima PNS

Cair H-10 Lebaran, Ini Besaran THR yang Diterima PNS

Whats New
Indonesia Ekspor Cysteine ke Amerika Serikat Senilai 800.000 Dollar AS

Indonesia Ekspor Cysteine ke Amerika Serikat Senilai 800.000 Dollar AS

Whats New
Deretan Anak Muda Indonesia yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia

Deretan Anak Muda Indonesia yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia

Work Smart
Begini Cara Jadi Wanita Mandiri secara Finansial

Begini Cara Jadi Wanita Mandiri secara Finansial

Work Smart
[POPULER MONEY] Penjelasan Sandiaga soal Tempat Wisata Dibuka tetapi Mudik Dilarang | Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

[POPULER MONEY] Penjelasan Sandiaga soal Tempat Wisata Dibuka tetapi Mudik Dilarang | Cek Penerima BPUM 2021 di Eform.bri.co.id

Whats New
Grab Masuk Emtek, Ini Rencana Pengembangan Bisnisnya

Grab Masuk Emtek, Ini Rencana Pengembangan Bisnisnya

Whats New
Kompaknya Luhut dan Sandiaga Sambut Investasi UEA Rp 7 Triliun di Aceh

Kompaknya Luhut dan Sandiaga Sambut Investasi UEA Rp 7 Triliun di Aceh

Whats New
Pimpin Perusahaan Ventura di Usia Muda, Dua Pemuda Ini Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Pimpin Perusahaan Ventura di Usia Muda, Dua Pemuda Ini Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Work Smart
Cek Peluang CPNS Ikatan Dinas, Ini 10 Sekolah Favorit dan Sepi Peminat

Cek Peluang CPNS Ikatan Dinas, Ini 10 Sekolah Favorit dan Sepi Peminat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X