BI-Kemenkeu Sepakati Pengembangan Core Banking System pada 2021

Kompas.com - 07/12/2020, 18:02 WIB
Ilustrasi bank ShutterstockIlustrasi bank
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyepakati pengembangan aplikasi Core Banking System (CBS) oleh BI dan interkoneksi dengan sistem di Kemenkeu di tahun 2021.

Kesepakatan tersebut sebagai salah satu topik strategis kesepakatan Forum Harmonisasi (Forhar) BI – Kemenkeu 2020. Kesepakatan ditandatangani pada Senin (7/12/2020) di Jakarta.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono berharap, pengembangan CBS membuat layanan jasa perbankan yang diberikan BI kepada pemerintah semakin mendukung modernisasi pengelolaan perbendaharaan yang dilakukan Kemenkeu.

"Dengan demikian sinergi BI dan Kemenkeu dapat mendukung pelaksanaan tugasnya masing-masing sebagai otoritas moneter dan otoritas fiskal," kata Erwin dalam siaran pers, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Menkop UKM Ajak Petani Kembangkan Model Bisnis Sirkuit Ekonomi

Adapun kesepakatan dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Koordinasi Operasionalisasi Treasury Dealing Room (PKS TDR) di Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan.

Disamping itu, Forhar 2020 telah menyepakati 16 topik strategis lainnya dalam mendukung penyelesaian tugas BI dan Kemenkeu untuk ditindaklanjuti bersama di tahun 2021.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Topik strategis tersebut meliputi 4 bidang, yaitu bidang market, pasar valas, pasar surat utang negara (SBN), termasuk infrastruktur pendukung; bidang pengelolaan kas, utang, dan hibah pemerintah; bidang sistem pembayaran; dan bidang data dan informasi.

"Koordinasi yang erat antara Bank Indonesia dengan Kementerian Keuangan telah berjalan dalam hal pertukaran informasi, seperti penyampaian perencanaan kas harian pemerintah, rencana penempatan/investasi pemerintah, dan realisasi penempatan/investasi Pemerintah," pungkasnya.

Baca juga: Jaga Momentum Positif Kedatangan Vaksin, BI Sarankan Hal Ini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X