Pertamina Disebut Sudah Rambah Industri Tenaga Listrik Sejak 1980-an

Kompas.com - 08/12/2020, 15:56 WIB
Ilustrasi logo Pertamina. SHUTTERSTOCK/Joachim AffeldtIlustrasi logo Pertamina.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Vice President Pertamina Energy Institute, Hery Haerudin, mengatakan, Pertamina telah mulai merambah sektor ketenagalistrikan sejak tahun 1980-an.

Ia mengatakan, masuknya perusahaan pelat merah itu ke dalam sektor jasa tenaga listrik ditandai dengan pengoperasian pembangkit listrik tenaga biothermal.

"Pertamina itu bukan akan, tapi sudah lama bisnis listrik. Bahkan pembangkit listrik dengan tenaga biothermal dimiliki Pertamina sejak tahun 80-an, 84 atau 87, jadi bukan bisnis baru," ujarnya dalam seminar virtual, Selasa (8/12/2020).

Baca juga: Kini, Nasabah Danamon Bisa Belanja Emas Lewat Lakuemas

Lebi lanjut, Hery menjelaskan, Pertamina juga memiliki subholding yang fokus dalam industri ketenagalistrikan, yakni Pertamina Power Indonesia.

Ke depan, Pertamina juga turut aktif membantu merealisasikan program pemerintah untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT) terhadap energi primer, yang sebagian besar akan digunakan industri ketenagalistrikan.

Komitmen tersebut ditunjukan dengan tergabungnya Pertamina ke dalam sub holding baterai BUMN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi ekosistem baterai dikembangkan sama-sama dengan MIND ID dan PLN dari hulu ke hilir," ucapnya.

Sebagai informasi, Pertamina Energy Institute menyatakan, kebutuhan listrik akan terus tumbuh setiap tahunnya. Hasil studi menyebutkan, kebutuhan listrik berpotensi tumbuh 4,5 persen setiap tahun.

Baca juga: Ini Alasan RI Pilih Calon Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.