Pandemi Menjadi Katalis Transformasi Digital di Perbankan

Kompas.com - 09/12/2020, 11:52 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

BANDUNG, KOMPAS.com - Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi mengatakan pandemi Covid-19 menjadi salah satu katalis transformasi digital dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di sektor perbankan.

Inovasi berbasis teknologi harus terus dilakukan. Apalagi semua harus dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pola konsumsi dan perilaku masyarakat.

"Preferensi dalam memilih produk, channel distribusi yang digunakan, dan komunikasi produk tentu tidak bisa kita samakan dengan masa sebelum adanya pandemi. Masyarakat sudah terbiasa dan nyaman dengan berbagai kemudahan teknologi yang berkembang pesat di masa pandemi," kata Yuddy baru-baru ini.

Baca juga: Bank BJB Kucurkan Kredit untuk BPR Kredit Mandiri Indonesia

Untuk itu, bank bjb mengoptimalisasi fungsi platform mobile banking. Salah satunya, proses pengajuan kredit yang lebih inklusif dan aksesibel melalui platform mobile banking.

Platform mobile banking bjb Digi kini telah dapat melayani proses pengajuan kredit perbankan.

Sebagai tahap awal, bjb Digi menghadirkan halaman loan onboarding pengajuan Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra) yang merupakan hasil kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga akhir kuartal III 2020, total kredit yang disalurkan bank bjb tumbuh 8,7 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp 88,9 triliun atau berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional dengan tingkat risiko yang terkelola.

Selain itu, sambung Yuddy, banyaknya masyarakat yang menunda konsumsi atau investasiya di tengah pandemi turut mendorong pertumbugan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 17 persen (yoy) menjadi Rp 115,5 triliun.

Dengan angka pertumbuhan kredit dan DPK tersebut, total aset beserta anak perusahaan tumbuh 19,4 persen (yoy) menjadi Rp 147,6 triliun.

Laba bersih Rp 1,2 triliun tumbuh positif 5,9 persen (yoy). Kualitas kredit pun terkelola dengan baik di mana rasio NPL berada pada level 1,50 persen lebih baik dibanding rata-rata industri perbankan nasional 3,22 persen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.