Selain Impor Vaksin Sinovac, Bio Farma Juga Impor Bahan Baku untuk Diproduksi

Kompas.com - 09/12/2020, 13:52 WIB
Petugas mengecek kontainer berisi vaksin COVID-19 saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/12/2020). Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi Sinovac, China, tiba di tanah air untuk selanjutnya akan diproses lebih lanjut ke Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin. ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTOPetugas mengecek kontainer berisi vaksin COVID-19 saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/12/2020). Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi Sinovac, China, tiba di tanah air untuk selanjutnya akan diproses lebih lanjut ke Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, kedatangan vaksin Sinovac ke Indonesia yang totalnya 3 juta dosis dilakukan secara bertahap.

Beberapa waktu lalu, sebanyak 1,2 juta dosis telah tiba di Indonesia.

Dia memastikan, vaksin akan tiba di RI pada akhir 2020 sebanyak 1,8 juta dosis.

Namun, selain mengimpor vaksin siap pakai, Bio Farma juga mengimpor bahan baku vaksin.

Baca juga: Jusuf Kalla Ingatkan Pemerintah soal Tantangan Distribusi Vaksin Covid-19

"Kita juga datangkan bahan baku untuk kita akan segera produksi lebih vaksin. Sekarang kan akses bahan baku yang kita dapatkan 15 juta. Ini segera kita produksi, dan kita bisa dapatkan 12 jutalah pasti jadi. Januari akan segera masuk lagi itu 30 juta dosis bahan baku," kata Basyir dalam konfrensi pers Marketeers secara virtual, Rabu (9/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, pada Februari 2021, akan masuk kembali bahan baku vaksin sebanyak 5 juta dosis.

Kemudian, dari April hingga Desember 2021, dilakukan impor bahan baku vaksin sekitar 90 juta dosis. 

"Artinya, kita sudah secure total 140 juta dosis vaksin sampai akhir tahun. Ini kan bertahap, bahan baku kita produksi," ujar Basyir.

Selain itu, Bio Farma juga menargetkan kuartal I 2021 akan ada 16,5 juta orang yang akan disuntik vaksin Covid-19

Saat ini, Bio Farma juga masih mencari bahan baku dosis tersebut dari produsen lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.