8 Tips Hemat Menyelenggarakan Pernikahan di Masa Pandemi

Kompas.com - 09/12/2020, 23:37 WIB
Zulfikar (30) warga binaan yang sedang menjalani masa tahanan di Lapas Kelas  II B, Bireuen, Aceh karena terjerat kasus narkoba, melangsungkan akad nikah di dalam Lapas. Senin (24/02/2020). Ruang tempat prosesi akad nikah dihias lengkap dengan pelaminan khas Aceh, sehingga ruang tahanan terkesan seperti tempat pernikahan umum lainnya di Aceh. Raja UmarZulfikar (30) warga binaan yang sedang menjalani masa tahanan di Lapas Kelas II B, Bireuen, Aceh karena terjerat kasus narkoba, melangsungkan akad nikah di dalam Lapas. Senin (24/02/2020). Ruang tempat prosesi akad nikah dihias lengkap dengan pelaminan khas Aceh, sehingga ruang tahanan terkesan seperti tempat pernikahan umum lainnya di Aceh.

2. Jangan menggunakan dana darurat untuk gelar pesta

Ketika dana darurat Anda sudah terkumpul dalam jumlah ideal, hindarilah penggunaan dana tersebut untuk biaya pernikahan.

Fungsi utama dana darurat adalah untuk memitigasi risiko hilangnya pendapatan karena pemutusan hubungan kerja, atau menalangi biaya-biaya operasional sehari-hari yang bersifat darurat. Oleh karena itu, jumlahnya memang harus terjaga sesuai dengan kebutuhan kita.

3. Jangan berutang demi pesta pernikahan

Pesta pernikahan adalah acara syukuran yang terjadi dalam beberapa jam saja di satu hari. Berutang dengan mengajukan kredit tanpa agunan (KTA) untuk membayar jasa vendor-vendor mahal bukanlah hal yang tepat.

Utang untuk keperluan pernikahan hanya akan menambah liabilitas dan menggerus kekayaan bersih Anda. Patut diketahui bahwa, mengajukan utang ke bank atau lembaga pemberi pinjaman ada bunganya.

Baca juga: Kurangi Kemacetan di Yogyakarta, Kemenhub Hadirkan Layanan Teman Bus

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selenggarakanlah pesta pernikahan yang memang sesuai dengan kondisi keuangan Anda.

4. Tentukan tarif Wedding Organizer maksimal 10 persen dari total biaya pernikahan

Menyelenggarakan pesta pernikahan di masa pandemi adalah hal yang sulit, tanpa bantuan dari pihak profesional. Siapa lagi kalau bukan wedding organizer (WO). WO pun kerap menjadi “nyawa” dari pesta pernikahan Anda.

Namun bukan rahasia lagi bahwa di masa pandemi ini, bisnis jasa WO merupakan bisnis yang terkena dampak karena adanya pengetatan dalam regulasi penyelenggaraan pesta pernikahan akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Halaman:


Sumber Lifepal
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.