Incar Jadi Bank Perumahan Terbaik di Asia Tenggara, Ini yang Dilakukan BTN

Kompas.com - 10/12/2020, 14:38 WIB

"Makna ingin jadi terbaik tentunya berarti kita harus bisa salurkan jumlah KPR yang cukup besar dalam 5 tahun mendatang," kata dia.

Untuk mencapai target tersebut, lanjut Pahala, dilakukan berbagai perbaikan di sisi teknologi, bisnis proses, serta sinergi BTN dengan seluruh pemangku kepentingan di sektor perumahan.

Lantaran, diperlukan pula eksosistem yang sehat di industri ini untuk merealisasikan target tersebut.

Ia berharap dalam 5 tahun mendatang dengan perbaikan yang dilakukan BTN, maka menjadi bank perumahan terbaik dari sisi relasi, tata kelola perusahaan, kebijakan, teknologi, hingga dalam hal data.

Baca juga: BTN Siap Beri Kredit ke Himpunan Kawasan Industri

"Jadi bukan hanya merelefleksikan dari jumlah dan besaran skalanya, tapi juga ingin para mitra menganggap bahwa kita memang betul-betul bank yang terbaik. Sehingga berharap dengan visi itu bisa membangun kemitraan yang lebih baik lagi," jelas Pahala.

Pahala menambahkan, sebagai bank pelat merah pertama yang menyalurkan pembiayaan perumahaan, sejak tahun 1976 hingga September 2020, BTN telah menyalurkan pembiyaan pada 5 juta hunian di Indonesia, baik dalam skema subsidi maupun non-subsidi.

"Pada tahun 2020 saja realiasi KPR BTN kurang lebih sudah mencapai 419.000 unit perumahan," tutup Pahala.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.