Kemendag Klaim Tol Laut Pangkas Harga Kebutuhan Pokok hingga 30 Persen

Kompas.com - 10/12/2020, 16:58 WIB
Ilustrasi: Kapal Tol Laut yang sandar di Dermaga Sebatik Kabupaten Nunukan beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/ SukocoIlustrasi: Kapal Tol Laut yang sandar di Dermaga Sebatik Kabupaten Nunukan beberapa waktu lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan, pemanfaatan tol laut melalui program Gerai Maritim telah menekan ongkos logistik, sehingga memperkecil disparitas atau perbedaan harga barang antarwilayah di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto mengatakan, sering kali daerah yang belum dilalui tol laut, khususnya di bagian timur Indonesia, menghadapi harga kebutuhan pokok yang lebih tinggi dibandingkan daerah produsen.

Namun, dengan fasilitasi tol laut yang telah dilakukan, sejauh ini berhasil memangkas harga barang di daerah hingga 30 persen.

Baca juga: Lewat Tol Laut, 16 Kontainer Beras Dikirim dari Marauke ke Surabaya

"Laporan yang dapat kami terima dari dinas-dinas yang menangani perdagangan daerah yang dilalui tol laut, umumnya dengan produk yang bisa diangkut daerah-daerah tersebut dapat menurunkan harga antara 20 persen-30 persen dibandingkan sebelumnya," ujar Suhanto dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (10/12/2020).

Oleh sebab itu, ia meyakini bahwa pemanfaatan tol laut telah mampu menekan disparitas harga yang di wilayah Indonesia, khususnya pada daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP).

"Artinya telah mengurangi disparitas harga yang selama ini sangat tinggi dari daerah 3TP dibandingkan daerah-daerah produsen," kata Suhanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun Gerai Maritim merupakan kegiatan mendistribusikan barang, terutama bahan pokok dari sentra produksi di pulau-pulau besar ke daerah 3TP.

Tujuan utamanya untuk mengurangi disparitas harga.

Baca juga: Ada Tol Laut, Biaya Logistik Lebih Efisien

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, program itu merupakan bagian dari tol laut, di mana pemerintah memberikan subsidi biaya ke pelabuhan rata-rata 40 persen-50 persen dari biaya muatan per kontainer.

Hingga saat ini, sudah terdapat 67 daerah yang telah dilalui tol laut dan gerai maritim.

Sementara depo gerai maritim telah dibangun di 14 kabupaten, khususnya di daerah terpencil, terluar, dan perbatasan.

"Banyak daerah yang merasakan manfaatnya. Sesuai pantauan kami, ada 50 daerah yang menyatakan adanya penurunan harga barang setelah dilalui program tersebut," kata Agus dalam acara Jakarta Food Security Summit-5, Rabu (18/11/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lampaui Pewaris Samsung, Pria Ini Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Lampaui Pewaris Samsung, Pria Ini Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Earn Smart
Ini Nasib 8.000 Karyawan Lion Air Group yang Dirumahkan

Ini Nasib 8.000 Karyawan Lion Air Group yang Dirumahkan

Whats New
IHSG Sepekan Turun 0,52 Persen, Kapitalisasi Jadi Rp 7.233 triliun

IHSG Sepekan Turun 0,52 Persen, Kapitalisasi Jadi Rp 7.233 triliun

Whats New
Bamsoet: Akidi Tio Penyumbang Terbanyak di Dunia Setelah Bill Gates

Bamsoet: Akidi Tio Penyumbang Terbanyak di Dunia Setelah Bill Gates

Whats New
Kembangkan Kawasan Bandara Yogyakarta, Angkasa Pura Properti Cari Investor Strategis

Kembangkan Kawasan Bandara Yogyakarta, Angkasa Pura Properti Cari Investor Strategis

Rilis
Stimulus Listrik di Babel Sudah Habiskan Anggaran Rp 31 Miliar

Stimulus Listrik di Babel Sudah Habiskan Anggaran Rp 31 Miliar

Whats New
Permintaan Dunia Naik, Harga Komoditas Pertambangan Alami Tren Positif

Permintaan Dunia Naik, Harga Komoditas Pertambangan Alami Tren Positif

Rilis
Aset Kripto Kompak Melesat, Harga Bitcoin Kembali ke Rp 600 Juta

Aset Kripto Kompak Melesat, Harga Bitcoin Kembali ke Rp 600 Juta

Whats New
Daftar Pekerja yang Mendapat Prioritas Menerima Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Daftar Pekerja yang Mendapat Prioritas Menerima Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Whats New
Sederet Fakta Dibalik Polemik Anggaran Laptop Pelajar Kemendikbud

Sederet Fakta Dibalik Polemik Anggaran Laptop Pelajar Kemendikbud

Whats New
Sri Mulyani Bebaskan Pajak Kapal Pesiar dan Yacht Khusus untuk Wisata

Sri Mulyani Bebaskan Pajak Kapal Pesiar dan Yacht Khusus untuk Wisata

Whats New
Efek Sepi Penumpang, 35 Persen Karyawan Lion Air Group Dirumahkan

Efek Sepi Penumpang, 35 Persen Karyawan Lion Air Group Dirumahkan

Whats New
Pahami Beda PBG, SLF, dan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung

Pahami Beda PBG, SLF, dan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung

Whats New
Viral Cuitan Nasabah Mengaku Kehilangan Uang di BRI, Ternyata Dipakai Suaminya

Viral Cuitan Nasabah Mengaku Kehilangan Uang di BRI, Ternyata Dipakai Suaminya

Whats New
UMKM Batik Ini Tembus Ekspor ke Mancanegara Berkat Program Shopee

UMKM Batik Ini Tembus Ekspor ke Mancanegara Berkat Program Shopee

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads X