Selama 44 Tahun, BTN Sudah Kucurkan KPR Rp 317 Triliun

Kompas.com - 10/12/2020, 18:32 WIB
Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury. Dok PT BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBKDirektur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencatat, telah mengucurkan pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) senilai Rp 317 triliun sepanjang 44 tahun beroperasi.

Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, BTN merupakan bank pertama yang ditunjuk pemerintah untuk membantu masyarakat dalam hal pembiayaan perumahan sejak Desember 1976.

"Selama 44 tahun sejak akad KPR perdana dilakukan hingga hari ini BTN sudah menyalurkan kredit lebih dari 5 juta masyarakat di seluruh Indonesia," ujar Pahala dalam konferensi pers HUT KPR BTN ke-44, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: Incar Jadi Bank Perumahan Terbaik di Asia Tenggara, Ini yang Dilakukan BTN

Adapun penyaluran KPR sebesar Rp 317 triliun itu sebanyak 76 persen mengalir ke segmen KPR subsidi. Sementara sisanya mengalir ke segmen KPR nonsubsidi.

Dengan pencapaian tersebut, BTN pun menguasai pangsa pasar KPR, baik subsidi maupun nonsubsidi, sebesar lebih dari 40 persen.

Khusus pada segmen KPR subsidi, secara akumulasi sejak tahun 2010 hingga November 2020 BTN menguasai pangsa pasar sebesar 89 persen.

Menurut Pahala, tingginya pangsa pasar dan penyaluran KPR subsidi tak lepas dari upaya inovasi yang dilakukan BTN untuk mendukung skema subsidi yang diputuskan pemerintah.

Terdiri dari skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Bantuan Uang Muka, Subsidi Selisih Bunga (SSB), dan juga KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Baca juga: Kuartal III Kinerja BTN Tetap Tumbuh, Ini Pendongkraknya

Sementara untuk segmen KPR nonsubsidi, bank pelat merah ini meracik program KPR khusus menyesuaikan dengan segmen yang dibidik, misalnya KPR Gaess For Millenials untuk generasi millenial yang ingin berinvestasi atau memiliki rumah pertamanya dan KPR Patriot yang digarap khusus bagi TNI/Polri.

"Produk KPR yang kami berikan itu menyesuaikan dengan segmen masyarakat yang beragam," kata Pahala.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Hari Ini ke Luar Kota Enggak Perlu Pakai SIKM Lagi, tetapi...

Mulai Hari Ini ke Luar Kota Enggak Perlu Pakai SIKM Lagi, tetapi...

Whats New
Profil William Tanuwidjaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Profil William Tanuwidjaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Whats New
Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Whats New
Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Whats New
Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Whats New
Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Whats New
Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Whats New
[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

Whats New
Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Whats New
Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | 'Traveling' Hemat ke Jerman Selama Corona

[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | "Traveling" Hemat ke Jerman Selama Corona

Rilis
Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Whats New
Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Rilis
Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X