Kompas.com - 11/12/2020, 13:42 WIB
Airlangga Hartarto DOK KEMENKO PEREKONOMIANAirlangga Hartarto

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai, waktu peluncuran Undang Undang Cipta Kerja sudah tepat, meski banyak pihak menilai aturan sapu jagat tersebut terlalu cepat pembahasannya.

Menurut dia, di tengah kebutuhan pembukaan lapangan kerja secara masif, diperlukan reformasi secara besar-besaran untuk menarik dan mempermudah para pelaku usaha menanamkan modalnya di Indonesia.

"Timing dari UU Cipta Kerja dirasakan tepat dan pembukaaan lapangan kerja akan membantu mengurangi dampak negatif dari pandemi, serta mereka yang terkena PHK atau dirumahkan," katanya dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Menko Airlangga: Vaksin dan UU Cipta Kerja Jadi Kunci Penggerak Ekonomi 2021

Lebih lanjut, Airlangga mengklaim, UU sapu jagat itu akan mampu menjawab permasalahan pendirian usaha, khususnya skala mikro, kecil, dan menengah.

"Serta memberikan kepastian dari segi ekosistem investasi," katanya.

Hal-hal tersebut diyakini Airlangga akan berimplikasi terhadap terciptanya pembukaan lapangan kerja baru, yang diharapkan mampu menekan angka pengangguran di Indonesia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melaporkan, hingga Agustus lalu, dari 138,2 juta jumlah angkatan kerja, 9,77 juta diantaranya atau 7,7 persen merupakan pengangguran.

Pandemi Covid-19 disebut memberikan andil terhadap bertambahnya jumlah tingkat pengangguran terbuka dalam negeri.

"Akibat pandemi pandemi ada pengangguran 2,67 juta atau meningkat 1,84 persen, bila dibandingkan dengan bulan Agustus tahun lalu," katanya.

Baca juga: Perbedaan PKWT dan PKWTT Serta Perubahannya di UU Cipta Kerja



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X