Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tiga dari 50 Orang Terkaya di Indonesia Berusia 40 Tahunan, Siapa Saja?

Kompas.com - 11/12/2020, 15:15 WIB
Mutia Fauzia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Forbes baru saja merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Di dalam daftar tersebut terdapat tiga orang termuda dengan usia di 40-an, yakni Ciliandra Fangiono yang berusia 44 tahun, Iwan Lukminto 45 tahun, dan Arini Subianto 49 tahun.

Ciliandra Fangiono merupakan CEO First Resources perusahaan sawit yang sahamnya tercatat di Singapura. Ciliandra menempati posisi ke 30 dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Total nilai kekayaannya mencapai 1,05 miliar dollar AS.

Perusahaan tersebut didirikan oleh ayahnya, Martias, lebih dari dua dekade yang lalu. Keluarga Fangiono pun memegang mayoritas saham perusahaan.

Baca juga: Melirik Pilihan Investasi Pribadi Bos Sritex

Forbes mencatat, kakaknya, Ciliandrew Fangiono, gemar mengoleksi sportcar dan supercar.

Selanjutnya ada Arini Subianto yang menempati posisi ke-43 dengan nilai 610 juta dollar AS. Arini merupakan anak sulung dari konglomerat Benny Subianto yang telah meninggal dunia pada tahun 2017 lalu.

Kini, Arini merupakan Presiden Direktur dari perusahaan holding milik keluarga, Persada Capital Investama.

Sebagian besar portofolio investasi perusahaan adalah di bidang sawit, karet, hingga batu bara. Portofolio Persada salah satunya adalah di Adaro Energy. Selain itu, lewat Persada Arini juga berinvestasi di perusahaan rintisan atau startup sejak tahun 2017.

Adapun Iwan Lukminto, yang menduduki posisi ke-49 di dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia memiliki nilai kekayaan 515 juta dollar AS. Dirinya merupakan anak tertua dari HM Lukminto, pendiri Sritex Group.

Baca juga: Harta 50 Orang Terkaya RI Merosot Rp 22,6 Triliun di Tengah Pandemi

Iwan telah akrab dengan bisnis Sritex yang berfokus di bidang tekstil sejak tahun 1997. Perusahaan yang juga melantai di bursa itu pun turut memproduksi masker serta alat pelindung diri (APD) sejak pandemi Covid-19. Selain bisnis tekstil, Sritex juga memiliki 10 hotel yang berada di Solo, Yogyakarta, dan Bali.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Forum APEC SMEWG, Menteri Teten Ajak Tingkatkan Kolaborasi terkait UKM

Forum APEC SMEWG, Menteri Teten Ajak Tingkatkan Kolaborasi terkait UKM

Whats New
Ekonom Sebut Program Gas Murah Berisiko Bikin Defisit APBN

Ekonom Sebut Program Gas Murah Berisiko Bikin Defisit APBN

Whats New
Hartadinata Abadi Bakal Tebar Dividen Rp 15 Per Saham

Hartadinata Abadi Bakal Tebar Dividen Rp 15 Per Saham

Whats New
Penjelasan DHL soal Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta

Penjelasan DHL soal Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta

Whats New
Stok Lampu Bisa Langka gara-gara Implementasi Permendag 36/2023

Stok Lampu Bisa Langka gara-gara Implementasi Permendag 36/2023

Whats New
IHSG Ditutup Naik 63 Poin, Rupiah Menguat di Bawah Level 16.200

IHSG Ditutup Naik 63 Poin, Rupiah Menguat di Bawah Level 16.200

Whats New
Jam Operasional Pegadaian Senin-Kamis, Jumat, dan Sabtu Terbaru

Jam Operasional Pegadaian Senin-Kamis, Jumat, dan Sabtu Terbaru

Whats New
Bos BI Optimistis Rupiah Bakal Kembali di Bawah Rp 16.000 Per Dollar AS

Bos BI Optimistis Rupiah Bakal Kembali di Bawah Rp 16.000 Per Dollar AS

Whats New
Mendag Ungkap Penyebab Harga Bawang Merah Tembus Rp 80.000 Per Kilogram

Mendag Ungkap Penyebab Harga Bawang Merah Tembus Rp 80.000 Per Kilogram

Whats New
Hadapi Tantangan Perubahan Iklim, Kementan Gencarkan Pompanisasi hingga Percepat Tanam Padi

Hadapi Tantangan Perubahan Iklim, Kementan Gencarkan Pompanisasi hingga Percepat Tanam Padi

Whats New
Panen Ganda Kelapa Sawit dan Padi Gogo, Program PSR dan Kesatria Untungkan Petani

Panen Ganda Kelapa Sawit dan Padi Gogo, Program PSR dan Kesatria Untungkan Petani

Whats New
Alasan BI Menaikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6,25 Persen

Alasan BI Menaikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6,25 Persen

Whats New
Cara dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian

Cara dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian

Earn Smart
Cara dan Syarat Gadai HP di Pegadaian, Plus Bunga dan Biaya Adminnya

Cara dan Syarat Gadai HP di Pegadaian, Plus Bunga dan Biaya Adminnya

Earn Smart
Peringati Hari Konsumen Nasional, Mendag Ingatkan Pengusaha Jangan Curang jika Mau Maju

Peringati Hari Konsumen Nasional, Mendag Ingatkan Pengusaha Jangan Curang jika Mau Maju

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com