Chappy Hakim
KSAU 2002-2005

Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia"

Kebangkrutan Maskapai Penerbangan di Ambang Mata

Kompas.com - 12/12/2020, 06:00 WIB
Tangkapan layar pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia menggunakan masker, Selasa (13/10/2020). dok. Instagram @garuda.indonesiaTangkapan layar pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia menggunakan masker, Selasa (13/10/2020).

 

Maskapai penerbangan milik pemerintah mungkin tidak begitu sulit memperoleh dukungan dana talangan karena pemerintah memiliki kepentingan untuk mempertahankan eksistensinya.

Jaring perhubungan udara nasional sangat dibutuhkan bagi eksistensi negara yang merupakan urat nadi dari fungsi dukungan administrasi logistik sebagai bagian dari tata kelola mekanisme roda pemerintahan.

Seberapa besar dana yang harus dikeluarkan oleh pemerintah pasti akan tetap diupayakan karena jejaring perhubungan udara di samping sebagai andalan ujung tombak penggerak roda ekonomi juga berfungsi sebagai public service obligation, kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan transportasi masyarakat.

Namun, tidak demikian halnya dengan maskapai penerbangan swasta. Tidak mungkin pemerintah memberikan dukungan dana yang besar tanpa jaminan keuntungan yang dapat dikembalikan.

Dalam ekologi perhubungan udara nasional, terutama pada wilayah Indonesia yang luas dan berbentuk kepulauan, penerbangan swasta memang harus berada pada posisi yang disebut sebagai complementary player, bukan the leading actor atau pemeran utama.

Kapan dan sampai berapa lama kira-kira dampak covid 19 terhadap penerbangan akan dapat pulih kembali?

Sulit memprediksinya dengan tepat. Yang pasti pemulihan apapun akan berlangsung lambat. Lepas dari sejauh mana pemerintah turun tangan, pemulihan akan sangat ditentukan oleh perkembangan virus dan pembuatan vaksin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada pula faktor kebijakan yang berbeda di setiap negara terkait perjalanan lintas batas yang sudah pasti memengaruhi volume penerbangan internasional.

Faktor kepercayaan penumpang terhadap situasi keamanan juga mempunyai peran. Mereka harus memulihkan kepercayaan diri masing-masing untuk mau kembali melakukan perjalanan udara.

Para analis penerbangan melihat, tidak ada harapan jumlah penumpang akan pulih seperti 2019. Sulit pula meramalkan kapan situasi ini akan berlalu. Bisa jadi situasi ini akan berlangsung hingga 2025.

Tidak ada satu pun maskapai yang bisa bertahan dalam waktu dekat kecuali dapat dana talangan dari pemerintah atau investor siluman yang satu spesies dengan “Sinterklas”.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maman Suherham dan 'Mice' Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi 'Bahagia Bersama' di Kompasianival 2021

Maman Suherham dan "Mice" Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi "Bahagia Bersama" di Kompasianival 2021

Rilis
Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Rilis
Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Whats New
Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Whats New
Bagaimana Aturan dan Cara Menghitung Gaji Part Time?

Bagaimana Aturan dan Cara Menghitung Gaji Part Time?

Work Smart
Kemenaker Sebut Sistem Pengupahan yang Baik Bisa Dongkrak Produktivitas Dunia Usaha

Kemenaker Sebut Sistem Pengupahan yang Baik Bisa Dongkrak Produktivitas Dunia Usaha

Rilis
Account Executive: Definisi, Jenjang Karier, dan Gaji

Account Executive: Definisi, Jenjang Karier, dan Gaji

Work Smart
Lifehack: Cerdas Finansial di Tengah Situasi Tak Pasti, bersama Financial Educator Lifepal Aulia Akbar

Lifehack: Cerdas Finansial di Tengah Situasi Tak Pasti, bersama Financial Educator Lifepal Aulia Akbar

Rilis
 ITDRI Festival 2021 Jadi Wadah Digital Talent Telkom Pamerkan Karya dan Berkolaborasi

ITDRI Festival 2021 Jadi Wadah Digital Talent Telkom Pamerkan Karya dan Berkolaborasi

Whats New
Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Whats New
Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Rilis
Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Whats New
Penerima Bantuan Subsidi Upah Ditambah, Begini Cara Cek Status Calon Penerima

Penerima Bantuan Subsidi Upah Ditambah, Begini Cara Cek Status Calon Penerima

Rilis
Minyak Goreng Turun, Berikut Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Minyak Goreng Turun, Berikut Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Spend Smart
Meski Terhalang Banjir, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan

Meski Terhalang Banjir, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.