Erick Thohir Yakin Konsolidasi 3 BUMN Bisa Buat Pengusaha Naik Kelas

Kompas.com - 12/12/2020, 14:00 WIB
Menteri BUMN RI Erick Thohir (paling kanan) memberikan sambutan dalam acara soft launching kanal berita berbahasa Inggris SEA Today disaksikan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (tengah), Direktur Consumer Service Telkom FM Venusiana R. (paling kiri) di Jakarta, Rabu (28/10/2020).
DOK. Humas TelkomMenteri BUMN RI Erick Thohir (paling kanan) memberikan sambutan dalam acara soft launching kanal berita berbahasa Inggris SEA Today disaksikan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (tengah), Direktur Consumer Service Telkom FM Venusiana R. (paling kiri) di Jakarta, Rabu (28/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah menggodok rencana konsolidasi PT BRI, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian (Persero).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, nantinya ketiga perusahaan pelat merah itu akan menggunakan sistem satu data. Dengan begitu, akan mempermudah untuk memberi pembiayaan kepada para UMKM

“Kemarin kami konsolidasikan BRI, PNM dan Pegadaian supaya jadi satu data base. Sehingga dengan sistem menjadi satu base ini kita bisa meningkatkan pengusaha naik kelas,” ujar Erick dalam webinar, Sabtu (12/12/2020).

Baca juga: Menko Airlangga: Program Perhutanan Sosial Memberikan Ruang Pekerjaan Baru

Mantan bos Inter Milan itu menjelaskan, dengan konsolidasi tersebut diharapkan bisa meningkatkan usaha para UMKM. Sebab, selama ini masih ada UMKM yang masih kesulitan dalam hal permodalan.

“Jadi kita kelihatan, yang tadinya enggak bankable, sekarang pinjamannya Rp 2-10 juta, nanti kalau pinjamannya Rp 20-30 juta itu dibantu Pegadaian, kalau di atas Rp 50 juta BRI masuk. Nah ini kita sinergikan,” kata dia.

Erick menambahkan, pemerintah sangat serius membantu para UMKM di Indonesia. Sebab, UMKM merupakan tulang punggunh perekonomian suatu negara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Karena keberpihakan kepada UMKM ini tidak hanya lips service, memang harus dijalankan, terutama di situasi Covid-19 ini,” ungkapnya.

Kementerian BUMN akan membentuk induk usaha (holding) untuk pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan UMKM, guna mengoptimalkan pemberdayaan pelaku usaha mikro dan kecil.

Meski begitu, pemerintah memastikan akan tetap mempertahankan kendali tertentu pada BUMN yang menjadi anak perusahaan holding, melalui kepemilihan saham dwiwarna.

Baca juga: Lamar Kerja di Posisi Ini, Karier Bisa Cepat Melejit

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X