Tertarik Beli Vaksin Corona? Bio Farma Berencana Buka Pre-order

Kompas.com - 13/12/2020, 19:48 WIB
Relawan menunggu untuk diperiksa di fasilitas uji coba vaksin yang ditetapkan di Rumah Sakit Chris Sani Baragwanath di Soweto di luar Johannesburg, Afrika Selatan, Senin 30 November 2020. Lebih dari 2000 relawan Afrika Selatan mengikuti uji coba vaksin virus corona eksperimental AstraZeneca. AP/Jerome DelayRelawan menunggu untuk diperiksa di fasilitas uji coba vaksin yang ditetapkan di Rumah Sakit Chris Sani Baragwanath di Soweto di luar Johannesburg, Afrika Selatan, Senin 30 November 2020. Lebih dari 2000 relawan Afrika Selatan mengikuti uji coba vaksin virus corona eksperimental AstraZeneca.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bio Farma (Persero) menyatakan sampai saat ini masih mengembangkan skema pembelian vaksin virus corona atau Covid-19. Sistem pembelian itu saat ini masih dalam tahap pengembangan.

BUMN farmasi itu rencananya akan menerapkan metode pembelian dengan pemesanan terlebih dahulu atau yang lazim disebut pre-order.

Skema pembelian ini akan diberlakukan untuk masyarakat yang ingin melakukan suntik vaksinasi secara mandiri atau yang tidak disediakan pemerintah.

"Saat ini, Bio Farma masih mengembangkan sistem yang akan digunakan untuk pemesanan pre-order vaksinasi Covid-19 khususnya untuk jalur mandiri," kata Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heriyanto dilansir dari Antara, Minggu (13/12/2020).

Baca juga: Pemerintah Masih Belum Putuskan Harga Vaksin Covid-19 di Indonesia

"Dan hingga saat ini, belum ada ketentuan maupun pengaturan teknis dari pemerintah terkait hal tersebut, dan yang terpenting adalah, pelaksanaan vaksinasinya sendiri, tetap menunggu izin penggunaan dari Badan POM," kata dia lagi.

Selain itu, lanjut Bambang, pemerintah masih menyelesaikan skema pelaksanaan vaksinasi Covid-19 baik untuk kebutuhan program bantuan pemerintah maupun kebutuhan mandiri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedatangan Vaksin Covid-19 tahap pertama sejumlah 1.2 juta dosis dari Sinovac pada 6 Desember 2020 yang lalu, telah menarik perhatian masyarakat banyak.

Saat ini, selagi proses evaluasi izin penggunaan dari Badan POM berjalan, pemerintah sedang mempersiapkan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Beredar Isu Sinovac China Jual Vaksin Lebih Mahal ke RI, Benarkah?

Mengenai penyediaan layanan vaksinasi Covid-19 seperti rumah sakit klinik dan fasilitas kesehatan lainnya, lanjut Bambang, masih dilakukan proses pendaftaran dan verifikasi, untuk jalur mandiri, melalui asosiasi-asosiasi resmi.

Selanjutnya, memahami adanya inisiatif, dan kebutuhan untuk mempersiapkan dari awal masyarakat yang berminat vaksinasi, Bio Farma mengimbau kepada penyedia layanan kesehatan untuk menunggu pengumuman resmi pemerintah terkait petunjuk teknis pelaksanaan pemesanan pre-order vaksinasi Covid-19 jalur mandiri.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X