Kompas.com - 14/12/2020, 14:11 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Literasi dan Inklusi Pasar Modal Indonesia yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia, mendorong stabilitas Pasar Modal Indonesia dan dalam rangka mengurangi dampak Pandemi Covid-19. Hal ini berdampak pada berbagai pencapaian signifikan di tahun 2020.

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi mengatakan, pencapaian signifikan yang terjadi pada tahun 2020 antara lain, peningkatan jumlah Single Investor Identification (SID), peningkatan jumlah investor yang aktif bertransaksi, peningkatan aktifitas investor domestik ritel dari sisi frekuensi dan nilai transaksi, sampai dengan kepemilikan saham yang didominasi oleh investor domestik.

“Rekor-rekor yang telah berhasil diraih pada tahun 2020 tidak terlepas dari keterlibatan seluruh stakeholders Pasar Modal Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih atas seluruh bantuan, sinergi, kerja sama para stakeholders Pasar Modal Indonesia. Tanpa bantuan dan kerja sama dari semua pihak, mustahil rekor-rekor tersebut dapat diraih,” kata Hasan dalam acara Pengembangan Pasar Modal Indonesia–Apresiasi untuk Negeri secara virtual, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Investor Saham, Perhatikan Hal-hal Ini agar Tak Jadi Korban Penipu

Berikut 10 rekor yang dicapai BEI selama setahun ini:

1. Penambahan Investor Baru

Rekor pertama, yakni rekor penambahan investor atau SID baru Pasar Modal Indonesia (Saham, Obligasi, Reksa Dana, dan investor instrumen investasi pasar modal lainnya) di 2020 yang naik tertinggi sepanjang sejarah pasarmodal dengan pertumbuhan 48,82 persen atau 1,2 juta SID menjadi 3,6 juta SID per 10 Desember 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari sisi pertumbuhan SID baru saham yakni sebanyak 488.088 SID baru saham, jumlahnya naik 93,4 persen dari total pertumbuhan SID baru saham di tahun lalu sebesar 252.370 SID baru saham di 2019. Saat ini jumlah investor saham per 10 Desember 2020 sebanyak 1,5 juta SID atau setara dengan 44,19 persen dari jumlah investor saham di Pasar Modal Indonesia.

2. Dominasi kepemilikan Investor Retail Domestik

Rekor kedua adalah momentum dominasi kepemilikan investor domestik, dengan jumlah kepemilikan investor domestik tertinggi sepanjang sejarah Pasar Modal Indonesia. Dari Rp 3.491 triliun jumlah kepemilikan saham yang tercatat di BEI, 50,44 persen merupakan milik investor ritel domestik, sedangkan 49,56 persen dimiliki investor asing.

“Terbukti bahwa stabilitas dan kekuatan Pasar Modal Indonesia hanya bisa terwujud jika investor domestik, terutama ritel, bangkit menjadi tuan rumah di negeri sendiri yang terefleksi dari berbagai data pencapaian tahun ini,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.