Pemerintah Bakal "Jahit" Regulasi Ekonomi Digital di Setiap K/L

Kompas.com - 15/12/2020, 14:05 WIB
Ilustrasi perkembangan digital ekonomi Indonesia pada 2020 ThinkstockIlustrasi perkembangan digital ekonomi Indonesia pada 2020

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah berdiskusi menjahit berbagai regulasi mengenai ekonomi digital di setiap kementerian/lembaga (K/L) untuk dijadikan sebagai strategi nasional ekonomi digital.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, ketenagakerjaan, dan UMKM, Kemenko Perekonomian, M Rudy Salahuddin mengatakan, rancangan strategi ini dibuat sesuai arahan Presiden RI yang menyebut krisis harus dimanfaatkan sebagai momentum perbaikan.

"Jadi, kita mengetahui setiap K/L banyak punya kebijakan yang mungkin terkait dengan ekonomi digital. Ini harus kita jahit bersama jadi strategi nasional ekonomi digital," kata Rudy dalam Indonesia Digital Conference, Selasa (15/12/2020).

Baca juga: Gubernur BI Jabarkan 5 Strategi Pasar Uang Modern di Era Digital

Rudy menuturkan, strategi dibentuk untuk menjawab tantangan dari semakin bergantungnya pola konsumsi masyarakat terhadap digital akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan studi Google Temasek, Indonesia telah menjadi negara dengan nilai transaksi ekonomi digital tertinggi di Asia Tenggara dengan nilai 44 miliar dollar AS. Pada 2025, nominalnya akan mencapai 124 miliar dollar AS, didukung oleh kontribusi e-commerce yang transaksinya tembus 32 miliar dollar AS.

Alhasil, ruang lingkup ekonomi digital yang tidak terbatas ini membuat ekosistemnya menjadi kompleks. Oleh karena itu, berbagai aspek kebijakan perlu perlakuan khusus, tidak bisa disamakan dengan kebijakan konvensional.

"Kompleksitas berbagai kebijakan mendorong dibutuhkannya strategi nasional yang dapat menyelaraskan kebijakan nasional untuk mewujudkan tujuan bersama, yakni pertumbuhan ekonomi inklusif," ucap Rudy.

Rudy menyebutkan, pihaknya sudah berdiskusi untuk menyusun strategi nasional ekonomi digital tersebut. Pembahasan akan berlanjut pada 2021 mendatang dengan melibatkan seluruh stakeholder, termasuk Asosiasi Media Siber Indonesia.

Kerangka strategi akan membahas 4 pilar utama, antara lain talenta digital, riset dan inovasi, infrastruktur fisik dan digital, serta regulasi kebijakan yang mendukung.

Harapannya, pilar-pilar tersebut dapat memberikan nilai tambah, mengembangkan kapasitas seluruh pelaku bisnis dan masyarakat untuk ekonomi inklusif.

"Nantinya strategi akan diturunkan menjadi action plan dengan jangka waktu pendek dan menengah. Di masa pandemi, kita siapkan strategi sehingga pasca pandemi bisa jadi acuan seluruh stakeholder," pungkasnya.

Baca juga: Pandemi Menjadi Katalis Transformasi Digital di Perbankan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Spend Smart
Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Whats New
Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Rilis
Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Rilis
IHSG Menguat 0,27 Persen Dalam Sepekan, Ini Prediksi Untuk Pekan Depan

IHSG Menguat 0,27 Persen Dalam Sepekan, Ini Prediksi Untuk Pekan Depan

Whats New
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Rp 923.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Rp 923.000 per Gram

Whats New
Ini Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian Terbaru

Ini Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian Terbaru

Earn Smart
Aturan Baru Jokowi, Pemda Tak Bisa Asal Pungut Pajak dan Retribusi

Aturan Baru Jokowi, Pemda Tak Bisa Asal Pungut Pajak dan Retribusi

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Ditutup Siang Ini

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Ditutup Siang Ini

Whats New
[POPULER MONEY] Impor Beras Setelah Serukan Benci Produk Asing | Ribuan Alumni Kartu Prakerja Jadi Wirausaha

[POPULER MONEY] Impor Beras Setelah Serukan Benci Produk Asing | Ribuan Alumni Kartu Prakerja Jadi Wirausaha

Whats New
Pertamina Targetkan Kilang Hijau Cilacap Beroperasi Desember Tahun ini

Pertamina Targetkan Kilang Hijau Cilacap Beroperasi Desember Tahun ini

Rilis
Garuda Indonesia Buka Rute Penerbangan Khusus Kargo dari Surabaya ke Hongkong

Garuda Indonesia Buka Rute Penerbangan Khusus Kargo dari Surabaya ke Hongkong

Rilis
Berputar-putar 1 Jam, Lion Air Surabaya-Ambon Dialihkan ke Sorong

Berputar-putar 1 Jam, Lion Air Surabaya-Ambon Dialihkan ke Sorong

Whats New
Untung Rugi Jika Perusahaan Anda Go Public di BEI

Untung Rugi Jika Perusahaan Anda Go Public di BEI

Work Smart
Selain Perusahaan Bangkrut, Ini 6 Penyebab Karyawan Terkena PHK

Selain Perusahaan Bangkrut, Ini 6 Penyebab Karyawan Terkena PHK

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X