Luhut Berharap Kereta Cepat Bisa Memodernisasi Transportasi Nasional

Kompas.com - 15/12/2020, 20:42 WIB
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membuka kesempatan kerja bagi 2.400 orang untuk bergabung mendukung operasionalsiasi Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) pada 2021. Dokumentasi KCICPT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membuka kesempatan kerja bagi 2.400 orang untuk bergabung mendukung operasionalsiasi Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) pada 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, adanya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia serta solusi mobilitas masyarakat.

Hal ini Luhut sampaikan dalam peresmian proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Outlet Tunnel 1 Breakthrough di Jalan Tol arah Jakarta KM 5+500 DK 4 Halim, Bekasi, Jawa Barat. Peresmian ini juga menandakan mendukung proyek strategis nasional bagi masyarakat Indonesia.

"Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung adalah proyek penting yang menjadi perhatian kita bersama. Proyek ini merupakan titik lain modernisasi transportasi publik di Indonesia," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (15/12/2020).

Baca juga: Bos KCIC: 2022 Optimistis Kereta Cepat Beroperasi agar Biaya Investasi Tak Bengkak

"Ini menjadi transportasi massal modern untuk memecah masalah kebutuhan mobilitas kita," lanjut dia.

Dengan adanya kereta cepat, diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian, kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian mengatakan bahwa pembuatan kereta cepat ini merupakan tradisi persahabatan antara Tiongkok dan Indonesia yang memanfaatkan teknologi tinggi dan mengutamakan keselamatan kerja.

Sementara, Presiden Direktur PT KCIC Chandra Dwiputra menyebutkan, progres dari proyek ini sudah terselesaikan hingga mencapai 64,4 persen. "Tunnel ini adalah yang terpanjang di Asia Tenggara," ujarnya.

Dalam acara peresmian tersebut dihadiri juga oleh Wakil Direktur Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi Nasional (NDRC) Ning Ji Tze, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub  Zulfikri, Perwakilan CDB Indonesia Li Yun Zhi.

Lainnya adalah jajaran Direksi Pemegang Saham PT KCIC dari PT  Wijaya Karya, PT KAI, PT JasaMarga, PTPN VIII, PT PSBI, Pimpinan kontraktor dan konsultan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari HSRCC, WIKA, Sinohydro, CREC, CRDC dan CDJO.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X