Akibat Pandemi, Susi Air Tunda Rencana Tambah Rute Penerbangan

Kompas.com - 16/12/2020, 06:18 WIB
Pesawat Jenis PK- BVU milik maskapai Susi Air, yang mengangkut 10 orang penumpang, mendarat dengan mulus di Bandara Notohadinegoro, Jember, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2015). KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoPesawat Jenis PK- BVU milik maskapai Susi Air, yang mengangkut 10 orang penumpang, mendarat dengan mulus di Bandara Notohadinegoro, Jember, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendiri Susi Air, Susi Pudjiastuti, menyebutkan, sampai saat ini maskapainya telah melayani 168 rute penerbangan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu pun ingin terus memperluas rute penerbangan maskapai yang fokus melayani penerbangan perintis itu.

"Tentu saja keinginan (menambah rute) pasti," kata Susi dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (15/12/2020).

Baca juga: Ini Kekayaan Pemilik Susi Air dan Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti

Namun, Susi mengatakan, saat ini dirinya sudah meneruskan tongkat estafet kepemimpinan Susi Air kepada putrinya, Nadine Kaiser.

"Saya akan dorong anak saya. Nadine sudah in charge," lanjut dia.

Lebih lanjut, wanita kelahiran 55 tahun lalu itu mengakui, sebenarnya rencana ekspansi rute penerbangan sudah terpikirkan sejak awal tahun ini.

Namun, pandemi Covid-19 yang memberikan pukulan telak kepada sektor penerbangan, memaksa Susi untuk menunda terlebih dahulu rencana tersebut.

"Hanya karena pandemi kita sedikit slow down. Tapi kita sudah mulai picking up lagi," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X