Bos Garuda: Pengangkutan Vaksin Covid-19 merupakan Misi Kemanusiaan yang Patut Didukung

Kompas.com - 16/12/2020, 13:00 WIB
Tangkapan layar pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia menggunakan masker, Selasa (13/10/2020). dok. Instagram @garuda.indonesiaTangkapan layar pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia menggunakan masker, Selasa (13/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, maskapainya selalu siap menjalankan tugas yang diberikan oleh pemerintah.

Terlebih lagi jika hal tersebut menyangkut misi kemanusiaan, seperti dalam pengiriman vaksin Covid-19.

Garuda Indonesia tidak mengutamakan faktor profit, tetapi lebih menjalankan tugas yang diembannya sebagai maskapai milik negara.

Baca juga: Garuda Indonesia Berharap Dapat Izin Uji Coba Penerbangan Umrah di 2021

“Kami mengharapkan semua pihak jangan melihat ini dari sisi bisnis yang menguntungkan semata, karena tidak jarang dalam menjalankan misi kemanusiaan ini kami tidak memperoleh profit. Dan pengiriman vaksin Covid-19 ini merupakan misi kemanusiaan yang membutuhkan sinergi seluruh pihak," ujar Irfan dalam keterangannya, Rabu (16/12/2020).

Irfan menjelaskan, perusahaannya telah melakukan persiapan cukup lama untuk dapat mengangkut vaksin Covid-19.

Garuda Indonesia juga telah mendapat sertifikasi jaminan kualitas layanan angkutan kargo farmasi pertama bagi maskapai penerbangan di Indonesia.

Hal ini, kata Irfan, menjadi komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia dalam menunjang penguatan layanan pengiriman kargo untuk mendukung upaya percepatan penanganan pandemi, melalui kesiapan infrastruktur layanan angkutan kargo dalam pendistribusian produk farmasi, termasuk vaksin Covid-19.

“Kami terus memperkuat kapabilitas layanan angkutan kargo dalam rangka mendukung percepatan penanganan pandemi, salah satunya dengan memastikan kesiapan infrastruktur penunjang yang mengacu pada standardisasi internasional dalam layanan angkutan kargo produk farmasi" kata Irfan.

Baca juga: Bos Garuda Targetkan Hemat Biaya Sewa Pesawat 143,7 Juta Dollar AS di 2021

“Dengan sertifikasi GDP ini, kami harapkan akan turut mendukung langkah pengembangan bisnis yang kami laksanakan, khususnya dalam penyediaan jasa angkutan yang safe & reliable untuk kebutuhan layanan serta distribusi kargo farmasi yang menjadi kebutuhan global pada masa pandemi ini,” sambung dia.

Sertifikasi tersebut diperoleh dari serangkaian proses audit yang dilakukan oleh lembaga auditor independen - Sucofindo - pada Oktober 2020 terhadap kapabilitas pengangkutan dan penyimpanan produk farmasi pada layanan kargo udara Garuda Indonesia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X