Vaksin Covid-19 Gratis, BPJS Ketenagakerjaan Baru Serahkan 20,3 Juta Data Pekerja ke Pemerintah

Kompas.com - 16/12/2020, 17:07 WIB
Ilustrasi vaksin, vaksin virus corona, vaksin Covid-19 Shutterstock/ChinnapongIlustrasi vaksin, vaksin virus corona, vaksin Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja mengumumkan menggratiskan pemberian vaksin virus corona kepada seluruh masyarakat di Indonesia. Termasuk kepada para pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).

Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja mengatakan, hingga saat ini pihaknya baru menyerahkan sebanyak 20,3 juta data pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan kepada pemerintah.

"Yang telah kami serahkan sebanyak 20,3 juta data. Kami terus akan meng-update data tersebut ke pemerintah," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Data Pekerja Penerima Bantuan Vaksin Covid Gratis

Sementara, total keseluruhan peserta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, baik yang merupakan Pekerja Penerima Upah maupun Pekerja Bukan Penerima Upah lebih dari 51 juta pekerja. Dipastikan golongan pekerja tersebut bakal menerima vaksin covid tanpa syarat.

"Total terdaftar 51 juta. BP Jamsostek sebatas menyiapkan data calon penerima vaksin program pemerintah, tentunya pengaturan lebih lanjut terkait penggunaan data tersebut sepenuhnya ada di pemerintah," kata Utoh.

Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menggratiskan pemberian vaksin Covid-19 kepada seluruh masyarakat atas dasar banyaknya masukan dari masyarakat dan mengalkulasi ulang keuangan negara.

"Jadi setelah menerima banyak masukan dari masyarakat dan setelah melakukan kalkulasi ulang, melakukan perhitungan ulang mengenai keuangan negara, dapat saya sampaikan bahwa vaksin Covid-19 untuk masyarakat adalah gratis. Sekali lagi gratis, tidak dikenakan biaya sama sekali," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, hari ini.

Jokowi pun menginstruksikan jajarannya di semua kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah untuk memprioritaskan program vaksinasi pada tahun anggaran 2021.

Dia juga memerintahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk memprioritaskan dan merealokasi anggaran lain untuk program vaksinasi gratis.

Baca juga: Jokowi: Vaksin Covid-19 Gratis untuk Masyarakat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X