AirAsia dan PHRI Berkolaborasi, Janjikan Harga Paket Tiket Pesawat dan Hotel yang Menarik

Kompas.com - 16/12/2020, 17:36 WIB
Ilustrasi FREEPIK.com/STOCKSNAPIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai AirAsia Indonesia dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menandatangani nota kesepahaman untuk mensinergikan promosi dan penjualan hotel dengan tiket penerbangan.

Nota kesepahaman ini mengawali proses integrasi hotel-hotel yang tergabung di dalam PHRI ke dalam platform pemesanan tiket AirAsia di airasia.com. Kesepakatan ini membuka peluang penjajakan kerja sama promosi dan penjualan antara hotel dengan maskapai AirAsia untuk menyediakan paket bundling dengan harga menarik.

“Kami berharap penjajakan kerja sama antara AirAsia dan PHRI ke depannya dapat membawa manfaat sebesar-besarnya bagi pengusaha hotel dan restoran di Indonesia,” ujar Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Veranita menambahkan, hotel yang akan bermitra dengan AirAsia nantinya akan mendapatkan akses terhadap inventori tiket AirAsia dengan harga terbaik. Dengan begitu dapat dikombinasikan dengan inventori kamar hotel yang ada untuk kemudian ditawarkan menjadi paket bundling dengan promosi harga menarik.

Pemilik hotel dapat mengatur harganya sendiri sehingga nantinya promosi yang dihasilkan benar-benar akan menguntungkan pelanggan. Pelanggan masih tetap dapat memesan hotel secara independen di platform airasia.com tanpa harus memesan tiket, atau menambahkan pemesanan hotel di pemesanan tiket yang sudah ada.

“Hal ini akan memberikan manfaat kepada masyarakat baik yang akan melakukan perjalanan maupun yang berada di wilayah destinasi. Oleh karenanya secara tidak langsung kami harapkan kolaborasi ini akan mendukung ekonomi masyarakat khususnya di wilayah destinasi yang saat ini masih menantikan pulihnya kunjungan wisata hingga tahun 2021 nanti,” kata Veranita.

Sementara itu, Ketua Umum PHRI Hariyadi BS Sukamdani menyampaikan, dengan distribution channel yang sudah siap serta kekuatan merek AirAsia jelas memberikan manfaat bagi PHRI. Apalagi pandemi berkepanjangan sepanjang 2020 menjadi tekanan yang kuat bagi usaha perhotelan dan penerbangan, sehingga upaya ini diharapkan dapat menjadi start awal pemulihan pariwisata nasional.

“Kami dari sektor hotel dan restoran telah siap untuk kembali menerima pelanggan dengan protokol kesehatan juga dengan promosi-promosi menarik dari anggota di banyak daerah di Indonesia,” tambah dia.

Baca juga: AirAsia Tambah Frekuensi Penerbangan di Lombok



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Whats New
YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X