Bakal Tandatangani IK CEPA, Mendag Lakukan Kunjungan ke Korea Selatan

Kompas.com - 16/12/2020, 20:15 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengikuti Pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN ke-52 secara virtual di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (25/8/2020). Biro Humas KemendagMenteri Perdagangan Agus Suparmanto mengikuti Pertemuan Para Menteri Ekonomi ASEAN ke-52 secara virtual di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (25/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto bertolak ke Seoul, Korea Selatan untuk menandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Korea Selatan (Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement/IK CEPA).

Agus pergi ke Korea Selatan pada Selasa (15/12/2020) kemarin, dan dijadwalkan kunjungannya di Negeri Gingseng itu berlangsung 16-18 Desember 2020.

“Kunjungan kerja ke Seoul, Korea Selatan ini bertujuan meningkatkan perdagangan kedua negara, terutama akibat pandemi Covid-19," ujar Agus dalam keterangan remis, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Ia menjelaskan, Korea Selatan merupakan negara tujuan ekspor peringkat ke delapan, dan sumber impor peringkat ke enam bagi Indonesia. Peningkatan kerja sama dagang kedua negara pun terus di dorong.

Pada 2019, total perdagangan Indonesia dan Korea Selatan mencapai 15,65 miliar dollar AS. Sementara itu, pada periode Januari–Oktober 2020 total perdagangan kedua negara tercatat sebesar 10,74 miliar miliar.

Dalam 5 tahun terakhir atau sepanjang 2015–2019, tren perdagangan kedua negara tercatat tumbuh 2,57 persen. Selain itu, tren ekspor Indonesia ke Korea Selatan pada periode tersebut tercatat meningkat 1,95 persen.

Pada 2019, ekspor utama Indonesia ke Korea Selatan antara lain batu bara, produk baja antikarat, plywood, karet alam, dan bubur kertas.

Baca juga: Fakta RCEP, Blok Perdagangan Terbesar di Dunia yang Mengecualikan AS

Sementara itu, produk impor utama Indonesia dari Korea Selatan adalah sirkuit elektronik, karet sintetis, produk baja olahan, dan bahan pakaian.

"Kementerian Perdagangan akan terus mendorong kerja sama dagang antara Korea Selatan dan Indonesia, yang saat ini masih dapat terus ditingkatkan,” kata Agus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X