Tahun Depan Taspen Luncurkan 2 Program untuk ASN, Apa Saja?

Kompas.com - 17/12/2020, 13:54 WIB
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comIlustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Taspen Antonius Kosasih mengatakan, pada tahun 2021, akan diluncurkan dua program Taspen yang akan menyasar para Aparatur Sipil Negara (ASN). Kedua program itu kesejahteraan dan perumahan ASN.

"Jadi dua program itu, kesejahteraan ASN dan perumahan untuk ASN akan kami luncurkan di tahun 2021, Insya Allah," kata dia dalam Rakornas Kepegawaian Virtual 2020 BKN, Kamis (17/12/2020).

Kosasih menjelaskan, pada program pertama, yaitu kesejahteraan ASN. Dengan memilih program tersebut, ASN bisa berinvestasi atau menabung di Taspen cukup Rp 100.000.

"Sekarang yang paling murah kami telah membuat programnya pertama, sangat terjangkau mulai dari Rp 100.000 per bulan. Sudah membuat pensiun lebih tenang, lebih ayem," ujarnya.

Baca juga: Bagaimana Nasib ASN di 10 Lembaga Dibubarkan, Ini Penjelasan Kemenpan RB

Kemudian program kedua adalah pembelian perumahan bagi ASN. Menurut dia, program perumahan ini merupakan yang pertama bagi pihaknya untuk berinovasi setelah 57 tahun terbentuknya Taspen.

Dia memastikan, pembelian rumah melalui program ini,  ASN bisa membayar uang muka dengan harga serta cicilan terjangkau. Sekaligus diberikan jangka waktu cicilan yang panjang.

"Kami juga akan meluncurkan di tahun 2021, program perumahan untuk ASN. Ini pertama kalinya kami lakukan setelah 57 tahun. Karena programnya baru tersedia sekarang dan kami akan bekerja sama dengan berbagai institusi, BUMN juga, dimana kami akan menyediakan perumahan dengan harga yang terjangkau, tempatnya strategis di seluruh Indonesia," jelasnya.

Kosasih mengungkapkan, selama 57 berdirinya Taspen yang kerap mengelola keuangan ASN se-Indonesia, telah terkumpul dana Rp 270 triliun yang selama ini dikelola.

"Taspen itu mengelola dana yang dipercayakan pemerintah dana dari bapak atau ibu (ASN) yang 57 tahun kami kumpulkan dan kami kelola jumlahnhya Rp 270 triliun," ucap dia.

Baca juga: Wapres: Percepat Terwujudnya Smart ASN...



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 10 Aset Kripto Paling Cuan Sepekan, Ada yang Meroket 700 Persen

Daftar 10 Aset Kripto Paling Cuan Sepekan, Ada yang Meroket 700 Persen

Earn Smart
Apa Tujuan dari Koperasi?

Apa Tujuan dari Koperasi?

Whats New
Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Whats New
Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Earn Smart
Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Whats New
51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

Whats New
[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

Whats New
Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Whats New
Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Whats New
Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Whats New
Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Whats New
Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

Rilis
Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Whats New
Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X