Sepekan IHSG Naik 2,80 Persen, Kapitalisasi Pasar Capai Rp 7.101 Triliun

Kompas.com - 19/12/2020, 19:23 WIB
Ilustrasi BEI KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi BEI

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama sepekan atau periode 14-18 Desember 2020, perdagangan di pasar modal di dominasi data positif.

Dalam keterangan resmi BEI, Sabtu (19/12/2020), Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) sepanjang sepekan mengalami kenaikan sebesar 2,80 persen, menjadi berada di level 6.104,3 dari pekan sebelumnya di level 5.938,3.

Begitu pula dengan kapitalisasi pasar bursa yang menunjukkan total nilai saham emiten BEI mencapai Rp 7.101,9 triliun, naik sebesar 2,78 persen dari pekan lalu yang sebesar Rp 6.910,1 triliun.

Baca juga: Meski Pandemi, Jumlah Investor Bursa di Jabar Tumbuh Pesat

Adapun peningkatan tertinggi pekan ini terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa sebesar 9,36 persen menjadi 31.344 miliar saham, dari pekan lalu yang sebesar 28.660 miliar saham.

Kemudian diikuti dengan kenaikan rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan sebesar 9,07 persen atau menjadi Rp 20,7 triliun dari Rp 19 triliun pada penutupan pekan lalu.

Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian naik 3,27 persen menjadi 1.478.220 kali transaksi dari penutupan pekan lalu yang sebanyak 1.431.411 kali transaksi.

Sementara investor asing pada penutupan pekan ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 2,6 triliun. Sedangkan sepanjang 2020 investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp 47 triliun.

Selama sepekan, terdapat 2 perusahaan baru yang melantai di BEI, yakni PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI), perusahaan tercatat ke-49 di 2020 yang bergerak di sektor consumer goods industry dengan subsektor Cosmetics and Household.

Kedua, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), perusahaan tercatat ke-50 di tahun ini, yang bergerak pada sektor consumer goods industry dengan subsektor food and beverages.

Selain itu, terdapat pula 2 pencatatan obligasi, yaitu Obligasi Berkelanjutan II Sarana Multi Infrastruktur Tahap V Tahun 2020 (Obligasi Tahap V) yang diterbitkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dengan nilai nominal sebesar Rp 3,3 triliun.

Kemudian, pencatatan Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (Perseroan) dengan nilai nominal sebesar Rp 3,5 triliun.

Adapun total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2020 adalah 101 emisi dari 58 Emiten senilai Rp 84,96 triliun.

Dengan kedua pencatatan tersebut, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 470 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 431,8 triliun dan 47,5 juta dollar AS, yang diterbitkan oleh 127 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI pun berjumlah 133 seri dengan nilai nominal Rp 3.754,5 triliun dan 400 juta ollar AS. Sementara EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp 7,13 triliun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X