Kala Sri Mulyani Cerita Tak Pernah Juara Kelas Saat SD...

Kompas.com - 20/12/2020, 16:07 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020). BPMI SetpresMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membagikan cerita hidupnya kala menempuh sekolah dasar (SD).

Sebagai anak dari dua orang tua yang berprofesi sebagai dosen, Sri Mulyani mengaku kehidupan sekolahnya tak selalu mudah.

Anak ketujuh dari 10 bersaudara itu mengaku seluruh saudaranya adalah murid yang pintar dan hampir selalu juara kelas di sekolah.

Baca juga: Sri Mulyani: Butuh Teknologi untuk Vaksinasi 180 Juta Orang Indonesia

Sementara dirinya selama menempuh SD, tidak pernah mengalami juara kelas.

"Saya 10 bersaudara, setiap terima rapor, setiap semester saya satu-satunya yang tidak juara kelas," ujar Sri Mulyani ketika memberikan paparan dalam acara Girls Leadership Class, Minggu (20/12/2020).

Bahkan ketika dirinya menduduki tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sri Mulyani mengaku pernah mendapatkan nilai merah, atau di bawah rata-rata di rapornya.

"Itu kan mudah sekali membuat saya putus asa, namun mungkin saya beruntung karena orang tua saya pendidik dan mengatakan nlai rapor merah satu pelajaran itu ngga papa, seperti perempuan pakai lipstik, kata ibu saya," ujar Sri Mulyani.

Berbagai kejadian tersebut menurut Sri Mulyani, tidak seharusnya membuat ia berkecil hati.

Sebab, rasa kecil hati tersebut akan menggerogoti rasa percaya diri. Untuk itu, dirinya pun mencoba mencari nilai tambah lain dari dirinya yang dirasa lebih unggul untuk memupuk rasa percaya diri.

"Saya memang di antara anak perempuan senang keluar, suka kegiatan outdoor, dan kakak saya realtif engga. Lebih kutu buku. Itu yang membedakan dan nggak bisa dibandingkan rapor dengan rapor, karena kita memang beda," ujar Sri Mulyani.

Dia pun berpesan agar setiap perempuan tidak mudah untuk membuat berbagai perasaan negatif ke dalam hati. Sebab hal itu akan membuat seseorang enggan bergerak maju ke depan.

"Padahal perempuan itu diujinya banyak sekali, berbeda dengan laki-laki," ujar Sri Mulyani.

"Hidup nggak selalu beruntung dan bertemu dengan orang yang mengerti dan mendukung. Dan itu titik-titik kritis yang harus dihadapi," ujar dia.Baca juga: Jokowi Minta Vaksin Covid-19 Gratis, Berapa Anggaran yang Disiapkan Sri Mulyani?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Ketika Orangtua Terlalu Membandingkan Prestasi Akademik Antar-anak | 'Strict Parents', Jangankan Pacaran, Izin Main Saja Susah

[KURASI KOMPASIANA] Ketika Orangtua Terlalu Membandingkan Prestasi Akademik Antar-anak | "Strict Parents", Jangankan Pacaran, Izin Main Saja Susah

Rilis
Mengenal Arti Leasing dan Bedanya dengan Kredit

Mengenal Arti Leasing dan Bedanya dengan Kredit

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sedarah tapi Saling Cemburu | Pandangan Keliru tentang Anak Sulung | Puncak Sibling Rivalry Ada pada Pembagian Harta Warisan

[KURASI KOMPASIANA] Sedarah tapi Saling Cemburu | Pandangan Keliru tentang Anak Sulung | Puncak Sibling Rivalry Ada pada Pembagian Harta Warisan

Rilis
Menhub Ingin Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Menhub Ingin Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Rilis
Update 10 Sekolah Ikatan Dinas Favorit: STIS dan STAN Banjir Peminat

Update 10 Sekolah Ikatan Dinas Favorit: STIS dan STAN Banjir Peminat

Whats New
Pemerintah Minta Pekerja Swasta Tidak Mudik Lebaran

Pemerintah Minta Pekerja Swasta Tidak Mudik Lebaran

Whats New
Deposito Nasabah Bank Mega Syariah Rp 20 Miliar Raib, Ini Kronologinya

Deposito Nasabah Bank Mega Syariah Rp 20 Miliar Raib, Ini Kronologinya

Whats New
Simak Proyeksi IHSG Pekan Depan

Simak Proyeksi IHSG Pekan Depan

Earn Smart
Ada Relokasi VMS, Jasa Marga Lakukan Buka Tutup Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Ada Relokasi VMS, Jasa Marga Lakukan Buka Tutup Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Whats New
Tutup Bisnis Perbankan Ritel, Ini Nasib Nasabah dan Karyawan Citigroup

Tutup Bisnis Perbankan Ritel, Ini Nasib Nasabah dan Karyawan Citigroup

Whats New
Formasi CPNS 2021 Ini Bisa Diikuti Pelamar Usia 40 Tahun

Formasi CPNS 2021 Ini Bisa Diikuti Pelamar Usia 40 Tahun

Whats New
[TREN FOODIE KOMPASIANA] Bikin Risol Mayo, Bisa untuk Camilan Buka Puasa, Loh! | Resep Pastel Tutup Klasik, Lezat dan Bergizi!

[TREN FOODIE KOMPASIANA] Bikin Risol Mayo, Bisa untuk Camilan Buka Puasa, Loh! | Resep Pastel Tutup Klasik, Lezat dan Bergizi!

Rilis
Menhub Terus Upayakan Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Menhub Terus Upayakan Kendaraan Listrik Jadi Kebutuhan Massal

Whats New
Petani di Jawa Timur Rasakan Banyak Manfaat dari Kartu Tani

Petani di Jawa Timur Rasakan Banyak Manfaat dari Kartu Tani

Whats New
Pengertian Zakat, Hukum, Jenis, dan Cara Menghitungnya

Pengertian Zakat, Hukum, Jenis, dan Cara Menghitungnya

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X