IHSG Masih Bakal Terkoreksi? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 21/12/2020, 08:12 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali melanjutkan pelemahan pada perdagangan Senin (21/12/2020). Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melemah 0,15 persen pada level 6.104,32.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, pada awal pekan pergerakan indeks berpeluang melemah, karena potensi koreksi bila tidak ada perkembangan positif berarti dari Brexit dan stimulus fiskal Amerika Serikat.

Sentimen negatif dapat bertambah bila persetujuan anggaran sementara untuk menghindari Amerika Serikat kembali mengalami government shutdown terjadi.

Baca juga: Sepekan IHSG Naik 2,80 Persen, Kapitalisasi Pasar Capai Rp 7.101 Triliun

“IHSG berpeluang konsolidasi melemah terbatas. Menjelang akhir tahun mungkin transaksi akan lebih sepi tetapi aksi window dressing masih mungkin terus berlanjut mempertahankan IHSG tetap di atas 6.000,” kata Hans, Minggu (20/12/2020).

Di sisi lain, pasar di awal pekan akan diliputi optimisme persetujuan vaksin Covid-19 Moderna setelah sebelumnya FDA menyetujui vaksin Pfizer-BioNTech.

Hans memproyeksikan IHSG hari ini berpeluang bergerak pada level support di level 6.046 sampai dengan 5.924 dan resistance di level 6.160 sampai dengan 6.250.

Berikut rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini:

1. Anugerah Investama

EXCL rekomendasi buy back pada level 3.020, TP 2.600 – 2.540, area sos di level 2.960 – 2.710.
MAIN rekomendasi buy back pada level 870 - 840, TP 800 – 710, area sos di level 870 - 840.
SMGR rekomendasi buy back pada level 13.250 - 162, TP 11.900 – 14.450, area sos di level 13.000 – 12.450.

2. Artha Sekuritas
PPRE rekomendasi buy pada level 280 - 290, TP 300 - 310, stop loss 287.
PTPP rekomendasi buy pada level 1.800 – 1.650, TP 1.900 – 1.950, stop loss 1.700.
ADHI rekomendasi buy pada level 1.600 – 1.650, TP 1.800 – 1.850, stop loss 1.550.

3. BinaArtha Sekuritas
ASRI rekomendasi sell on strength pada level 278 - 286, TP 252 - 246, resistance 294.
BBNI rekomendasi buy di level 6.600 – 6.650, TP 6.600 – 7.950, support 6.600 – 6.050.
BBRI rekomendasi buy di level 4.230 – 4.280, TP 4.460 – 4.760, support 4.230 – 4.130.

Baca juga: Tutup Pekan, IHSG dan Rupiah Berakhir di Zona Merah



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

Rilis
Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Whats New
Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Rilis
Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Whats New
Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Whats New
Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Rilis
Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Whats New
AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

Whats New
Terjebak di Skala Kecil, Koperasi Perlu Merger dan Amalgamasi

Terjebak di Skala Kecil, Koperasi Perlu Merger dan Amalgamasi

Whats New
Lonjakan Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Diramal Bakal Terjadi Saat Libur Lebaran

Lonjakan Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Diramal Bakal Terjadi Saat Libur Lebaran

Whats New
PLN akan Bangun Pembangkit EBT Setelah Program 35.000 MW Selesai

PLN akan Bangun Pembangkit EBT Setelah Program 35.000 MW Selesai

Whats New
Jelang Lebaran, BCA Siapkan Uang Tunai Rp 53 Triliun

Jelang Lebaran, BCA Siapkan Uang Tunai Rp 53 Triliun

Whats New
Kanwil DJP Nusa Tenggara Serahkan Tersangka Kasus Tindak Pidana Perpajakan

Kanwil DJP Nusa Tenggara Serahkan Tersangka Kasus Tindak Pidana Perpajakan

Rilis
Cerita Inspiratif UMKM Asal Jepara Sukses Ekspor Produk Lokal lewat Program Ekspor Shopee

Cerita Inspiratif UMKM Asal Jepara Sukses Ekspor Produk Lokal lewat Program Ekspor Shopee

Smartpreneur
Pertamina Lanjutkan Pembayaran Ganti Rugi Insiden Kilang Balongan

Pertamina Lanjutkan Pembayaran Ganti Rugi Insiden Kilang Balongan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X