BPJS Ketenagakerjaan Bantah Ada Praktik Calo Klaim Pencairan JHT

Kompas.com - 21/12/2020, 11:12 WIB
Calo menawarkan klaim pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Screenshoot FacebookCalo menawarkan klaim pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekerja yang hendak melakukan pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) diimbau untuk menempuh prosedur secara mandiri dan tidak memanfaatkan jasa calo.

Sebelumnya di media sosial, sejak masa pandemi Covid-19 beredar beberapa akun yang menawarkan jasa pencairan JHT di BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek.

Deputi Direktur Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja, mengatakan sistem klaim JHT sudah menutup celah bagi calo yang menawarkan jasa pencairan JHT.

"Nggak benar itu (ada calo dalam klaim pencairan JHT)," kata Utoh dikonfirmasi, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Cairkan JHT, Peserta BPJS Ketenagakerjaan Masih Bisa Dapat Subsidi Gaji

Menurut dia, BPJS Ketenagakerjaan telah menyediakan layanan secara daring, sehingga pekerja tetap bisa melakukan klaim JHT dari rumah. Proses verifikasi tahap pencairan pun dilakukan berlapis.

"Prosedur klaim JHT melalui mekanisme Layanan Tanpa Kondisi Fisik (Lapak Asik), sudah sangat memudahkan peserta, dengan tetap memperhatikan keamanan data dan dana JHT peserta dari potensi fraud, serta tidak dipungut biaya sepeser pun," jelas Utoh.

Lewat Lapak Asik, BP Jamsostek telah mengakomodir kebutuhan peserta dalam melakukan pencairan dana JHT dengan mudah dan tetap mengindahkan aturan terkait physical distancing yang diimbau pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

Melalui layanan tersebut prosedur klaim JHT yang sebelumnya mengharuskan peserta hadir dan membawa dokumen asli ke kantor cabang BP Jamsostek kini dapat dilakukan sepenuhnya via online. Dengan demikian seluruh pekerja tetap bisa melakukan klaim JHT dari rumah.

Kata Utoh, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi yang berguna dalam membantu mereka melakukan klaim JHT, baik melalui prosedur normal maupun melalui Protokol Lapak Asik.

Baca juga: 3 Cara Mudah Cairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Selama Covid-19

Prosedur cara mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Pendafataran Lapak Asik bisa dilakukan di situs antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id. Peserta cukup mengunggah dokumen dan dikirimkan melalui email yang tertera pada email konfirmasi dan peserta akan dihubungi melalui panggilan video untuk verifikasi dokumen yang disyaratkan.

Setelah proses verifikasi selesai, peserta tinggal menunggu dana masuk ke rekening setelah seluruh tahapan proses klaim selesai.

Peserta juga bisa melacak proses pengajuan klaim JHT melalui menu Tracking di BPJSTKU untuk mengetahui secara pasti proses klaim yang sudah diserahkan.

Baca juga: Gaji Sudah Dipotong JHT BPJS Ketenagakerjaan, Kenapa Harus Ada Tapera?

Prosedur cara mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan lewat Lapak Asik:

  • Registrasi melalui situs antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id
  • Pilih tanggal, waktu pengajuan, dan kantor cabang yang terdekat.
  • Scan atau pindai semua dokumen yang dipersyaratkan, termasuk formulir klaim JHT yang sudah terisi lengkap lalu kirimkan dokumen tersebut melalui email kantor cabang tujuan yang dipilih.
  • Kirimkan dokumen yang sudah dipindai melalui email ke kantor cabang tujuan yang dipilih paling lambat H-1 sebelum tanggal pengajuan.
  • Setelah email diterima, informasi akan diberikan melalui pesan singkat (teks) mengenai waktu serta identitas petugas BP Jamsostek yang nantinya akan menghubungi peserta melalui panggilan video (video call).
  • Siapkan seluruh dokumen asli yang harus ditunjukkan saat dihubungi melalui panggilan video.
  • Jika dokumen dinyatakan lengkap dan telah lolos verifikasi petugas, klaim JHT akan ditransfer ke rekening bank milik peserta.

Baca juga: Antrean Online Klaim JHT Selalu Penuh, Ini Saran BP Jamsostek

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X