Mulai Hari Ini Penumpang Pesawat di Bandara Pulau Jawa Wajib Tunjukkan Hasil Swab PCR/Rapid Test Antigen?

Kompas.com - 21/12/2020, 13:17 WIB
Ilustrasi rapid test. AP/CECILIA FABIANO/LAPRESSE via ABC INDONESIAIlustrasi rapid test.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mewajibkan penumpang pesawat di delapan bandara yang berada di Pulau Jawa untuk mencantumkan surat keterangan negatif Covid-19 dengan metode tes swab PCR dan rapid test antigen.

Kedelapan bandara tersebut yakni Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Bandung (BDO), Yogyakarta (YIA), Solo (SOC), Semarang (SRG) Malang (MLG), Surabaya (SUB), dan Banyuwangi (BWX).

“Info terbaru 21 Desember 2020: Berdasarkan SE Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 No 3 tahun 2020, mulai 21 Desember-8 Januari 2021 penumpang yang terbang dari, menuju & Pulau Jawa di bandara berikut wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen dan swab PCR paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi E-HAC,” tulis akun resmi Twitter Garuda Indonesia, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Garuda Indonesia Batalkan Penerbangan ke Jeddah

Namun, kebijakan ini tidak berlaku bagi calon penumpang berusia 12 tahun ke bawah.

“Penumpang anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes swab PCR/test rapid antigen, boleh menggunakan test rapid antibodi sebagai syarat perjalanan,” lanjutnya.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran No 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-10.

SE yang berisi 6 halaman itu ditetapkan oleh Kepala BNPB selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo pada 19 Desember 2020.

Pada bagian G, poin 3C SE itu disebutkan bahwa untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antarprovinsi/kabupaten/kota), pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara dan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan rapid test antigen paling lama 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Sementara itu, juru bicara Kemenhub Adita Irawati menyebutkan, pihaknya sedang melakukan finalisasi surat edaran terkait kewajiban rapid test antigen bagi penumpang tersebut.

"Sedang dalam finalisasi," sebut dia kepada saat dikonfirmasi Kompas.com.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.