Ini Persyaratan Perjalanan Antar Wilayah Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 21/12/2020, 18:31 WIB
Ilustrasi penumpang pesawat memakai masker selama penerbangan. SHUTTERSTOCK/Thanakorn.PIlustrasi penumpang pesawat memakai masker selama penerbangan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Tentang Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Perjalanan Orang dengan Transportasi Selama Masa Libur Natal dan Tahun Baru Dalam Masa Pandemi Covid-19, atau selanjutnya disebut SE Kementerian Perhubungan.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, masa berlaku SE Kementerian Perhubungan tersebut mulai berlaku untuk transportasi laut, udara dan perkeretaapian mulai 22 Desember 2020 - 8 Januari 2021, sementara untuk transportasi darat telah berlaku sejak 19 Desember - 8 Januari 2021.

"SE yang kami terbitkan merujuk pada SE Satgas Covid-19 Nomor 3 tahun 2020, yang bertujuan untuk mencegah dan  memutus rantai penyebaran Covid-19 yang berpotensi meningkat akibat perjalanan orang di masa libur natal dan tahun baru," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Penerbangan ke Jeddah Dibatalkan, Garuda Gratiskan Biaya “Reschedule”

Salah satu poin penting yang diatur dalam SE tersebut ialah kewajiban kepemilikan hasil rapid test antigen untuk penumpang angkutan moda dan tujuan tertentu.

Kewajiban kepemilikan hasil rapid test antigen berlaku untuk penumpang transportasi darat, laut, pribadi, maupun umum, bertujuan Pulau Bali paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara untuk masyarakat tujuan Bali dengan menggunakan moda transportasi udara, wajib memiliki hasil tes Covid-19 berbasis PCR.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian untuk perjalanan dari dan ke pulau Jawa serta di dalam pulau yang menggunakan moda transportasi udara dan kereta api antar kota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan rapid test antigen paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat baik pribadi maupun umum, pemerintah tidak mewajibkan untuk menggunakan rapid test antigen.

Baca juga: Sri Mulyani Tegaskan Bea Meterai Elektronik Belum Berlaku 1 Januari

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.