Sri Mulyani: Bea Meterai Tidak Ditagih Per Transaksi Saham

Kompas.com - 21/12/2020, 18:52 WIB
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meluruskan ramainya pembicaraaan masyarakat mengenai pengenaan bea meterai terhadap dokumen transaksi elektronik, salah satunya terkait transaksi saham.

Bendahara Negara itu pun menjelaskan pengenaan bea meterai diberlakukan atas setiap dokumen dengan nilai tertentu, bukan pajak atas transaksi.

Pemberlakuan bea meterai atas dokumen elektronik diberlakukan agar ada kesetaraan dengan dokumen konvensional.

"Nah bea meterai ini adalah pajak atas dokumen atau dalam hal ini keperdataan, tapi bea meterai bukan pajak atas transaksi," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa secara virtual, Senin (21/12/2020).

"Karena yang muncul seolah-olah setiap transaksi saham akan kena bea meterai, padahal dia bukan pajak dari transaksi tapi pajak atas dokumennya," ujar dia.

Sri Mulyani menjelaskan, di bursa saham, bea meterai berlaku untuk dokumen trading confirmation (TC) atau dokumen konfirmasi perdagangan saham.

Baca juga: Ekonomi Mulai Pulih, Apakah Obligasi Korporasi Masih Menarik?

Dokumen tersebut diterbitkan secara periodik, yakni harian, atas keseluruhan transaksi dalam satu hari.

"Jadi tidak dikenakan per transaksi jual beli saham seperti yang mucul di media sosial. Melainkan transaksi periodik," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani pun turut angkat bicara mengenai respons masyarakat terutama kalangan milenial yang mulai melek investasi dan khawatir terkait penerapan bea meterai ini.

Dia mengatakan, tarif bea meterai akan mempertimbangkan batas kewajaran nilai dokumen dan memperhatikan kemampuan masyarakat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.